Daerah

Warga Keluhkan BSPS Rp20 Juta Tak Cukup, Rahmijati Jahja Siap Perjuangkan Kenaikan

×

Warga Keluhkan BSPS Rp20 Juta Tak Cukup, Rahmijati Jahja Siap Perjuangkan Kenaikan

Sebarkan artikel ini

Tilangonews.com – Besaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebesar Rp20 juta dikeluhkan warga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Bantuan tersebut dinilai tidak lagi memadai untuk membangun rumah layak huni di tengah kenaikan harga material bangunan.

Keluhan itu disampaikan warga kepada Anggota DPD RI, Rahmijati Jahja, saat melaksanakan reses di Kelurahan Bongohulawa, Bionga, Kayumerah, Dutulanaa, dan Tenilo, Kamis (15/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan bahwa dana BSPS yang tersedia sulit mencukupi kebutuhan pembangunan rumah. Kondisi ini semakin berat bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak memiliki dana tambahan untuk memenuhi kewajiban swadaya.

Bahkan, sebagian warga mengaku terpaksa menolak bantuan karena tidak sanggup menanggung kekurangan biaya pembangunan. Padahal, mereka termasuk kelompok rentan miskin yang membutuhkan tempat tinggal layak.

“Kondisi sekarang material semua naik. Dengan Rp20 juta itu sangat minim, tidak cukup untuk membangun rumah yang layak. Bahkan ada warga yang terpaksa menolak karena tidak punya biaya tambahan untuk swadaya,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi aspirasi tersebut, Rahmijati menyatakan akan memperjuangkan peningkatan anggaran BSPS agar nilai bantuan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, besaran bantuan saat ini perlu dievaluasi, terutama karena pembangunan rumah layak huni juga membutuhkan fasilitas dasar, termasuk mandi, cuci, kakus (MCK).

“Ini aspirasi yang sangat penting dan logis. Rp20 juta sekarang tidak bisa bangun MCK sekalipun. Akan kami perjuangkan agar ke depan bantuan BSPS ini bisa dinaikkan nominalnya dan lebih layak untuk masyarakat,” tegas Rahmijati.

Ia berharap aspirasi warga tersebut menjadi perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga bantuan perumahan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih memadai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *