Tilangonews.com — Menjelang keberangkatan ke daerah operasi Papua, prajurit Batalyon Infanteri 713/Satya Tama (Yonif 713/ST) mendapat pembekalan dan pesan khusus dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Kegiatan pembekalan tersebut berlangsung di Aula Mayonif 713/ST, Kamis (26/3/2026), sebagai bagian dari kesiapan prajurit sebelum menjalankan tugas negara.

Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menyampaikan rasa bangga dan penghargaan kepada seluruh prajurit yang akan berangkat. Ia menegaskan bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.
“Keberangkatan saudara-saudara merupakan bukti nyata pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara. Kami semua bangga,” ujar Sofyan.
Ia mengingatkan bahwa tugas di wilayah Papua bukanlah hal yang ringan. Selain membutuhkan kesiapan fisik dan mental, para prajurit juga harus siap menghadapi tantangan di lapangan serta berpisah dengan keluarga.
Meski demikian, menurutnya, penugasan tersebut merupakan sebuah kehormatan besar yang tidak semua prajurit dapatkan.

“Tugas ini memang berat, namun penuh kemuliaan. Bertugas jauh dari rumah, tetapi dekat dengan kehormatan dan tanggung jawab negara,” tambahnya.
Dalam arahannya, Sofyan menekankan sejumlah hal penting yang harus menjadi pegangan prajurit selama bertugas, di antaranya menjaga disiplin dan profesionalisme, memperkuat solidaritas antar prajurit, serta mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Hormati adat istiadat dan budaya lokal, bangun komunikasi yang baik, serta hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menjaga nama baik satuan dan daerah.
Pemerintah daerah, lanjut Sofyan, akan terus memberikan dukungan moril dan doa agar seluruh prajurit diberikan perlindungan, kekuatan, serta keselamatan selama menjalankan tugas.
“Kami akan selalu mendoakan agar seluruh prajurit kembali dengan membawa keberhasilan dan kebanggaan bagi daerah dan bangsa,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga prajurit yang ditinggalkan, seraya berharap mereka diberikan ketabahan dan kekuatan selama para prajurit menjalankan tugas negara.
Penugasan Yonif 713/ST ke Papua ini menjadi bentuk kepercayaan negara kepada prajurit TNI dari Gorontalo dalam menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebanyak 450 prajurit yang akan diberangkatkan.













