Tilangonews.com – Perjalanan panjang penuh duka yang dialami Agus Hilimi, warga Gorontalo yang dipaksa menjadi scammer di Kamboja, akhirnya berakhir bahagia.
Minggu (31/8/2025), Agus resmi tiba di kampung halaman dan disambut haru oleh keluarga besarnya.
Tangis pecah ketika Agus memeluk ibunya. “Sampai di rumah pukul 07.35 Wita hari ini,” kata Suhesti Puti, salah satu keluarga, kepada Tilangonews.com.
Suhesti memastikan Agus pulang dalam keadaan sehat. Ia sempat transit di Jakarta setelah diterbangkan dari Kamboja pada Jumat (29/8).
Dari Jakarta ke Gorontalo, Agus dijemput langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Alghazali Katili. “Alhamdulillah, Agus sehat,” ujarnya.
Agus sebelumnya berangkat ke luar negeri karena tergiur tawaran kerja dari seorang teman bernama Ebi. Ia dijanjikan bekerja sebagai admin di sebuah perusahaan di Thailand. Namun kenyataannya, ia justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa menjadi scammer.
Tak mudah bagi Agus untuk keluar dari jeratan sindikat. Ia bahkan diwajibkan membayar denda Rp50 juta jika ingin pulang.
Setelah berhasil melarikan diri, Agus ditampung sementara di KBRI Kamboja sebelum akhirnya dipulangkan ke tanah air.
Kasus Agus sempat viral di media sosial dan menuai simpati banyak pihak. Pemerintah pun kembali mengingatkan warga Gorontalo agar berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Warga diimbau untuk selalu menempuh jalur resmi lewat Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) atau Dinas Tenaga Kerja setempat.
Khusus untuk Kamboja, masyarakat disarankan tidak mencari pekerjaan di negara tersebut karena Indonesia tidak memiliki kerja sama perlindungan dan penempatan tenaga kerja di sana.













