Daerah

Bukan Sekadar Kibarkan Merah Putih, Zulfikar Titip Pesan ke 26 Paskibraka Kabgor

Tilangonews.com — Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar mendapat tugas berdiri di barisan saat upacara kemerdekaan.

Bagi Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, kesempatan tersebut harus menjadi bekal bagi 26 pelajar terpilih untuk membentuk karakter dan menjadi teladan di lingkungan mereka.

Pesan itu disampaikan Zulfikar usai menghadiri pengukuhan 26 anggota Paskibraka Kabupaten Gorontalo Tahun 2026 di Gedung Kasmat Lahay Convention Center Limboto, Sabtu (16/8/2026).

Menurut Zulfikar, tugas mengibarkan Sang Merah Putih memang menjadi amanah utama para Paskibraka dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, nilai yang diperoleh selama proses seleksi, pembinaan hingga latihan seharusnya tidak berhenti ketika upacara selesai.

“Paskibraka bukan sekadar petugas pengibar bendera. Ada nilai kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme dan keteladanan yang harus dibawa setelah tugas ini selesai,” ujar Zulfikar.

Ia menilai, proses yang dilalui para anggota Paskibraka telah memberikan pengalaman penting dalam membangun mental, kedisiplinan serta kemampuan bekerja sama.

Karena itu, Zulfikar meminta 26 putra-putri tersebut tidak hanya bangga mengenakan seragam Paskibraka, tetapi juga mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai yang mereka dapatkan selama pembinaan.

“Ini adalah kesempatan untuk belajar menjadi pribadi yang disiplin dan mampu bekerja dalam tim. Nilai-nilai itu harus terus dibawa, bukan hanya saat mengenakan seragam Paskibraka,” katanya.

Zulfikar juga menilai pembentukan karakter generasi muda tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, pelatih hingga lingkungan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam mengarahkan anak muda agar berkembang secara positif.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan. Hal serupa disampaikan kepada pelatih, pembina dan panitia yang telah mempersiapkan para anggota hingga siap menjalankan tugas kenegaraan tersebut.

“Di balik 26 anak yang berdiri sebagai Paskibraka hari ini, ada dukungan orang tua, guru, pelatih dan banyak pihak. Karena itu, keberhasilan mereka juga menjadi kebanggaan kita bersama,” tutur Zulfikar.

Ia berharap pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi salah satu fondasi bagi para anggota untuk terus mengembangkan potensi diri, memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan daerah, serta mampu menjadi contoh bagi pelajar lainnya.

“Jadikan momentum ini sebagai bagian dari perjalanan untuk menjadi generasi muda yang memiliki karakter dan kepedulian terhadap daerah,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan pengukuhan Paskibraka merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Ia meminta seluruh anggota menjaga kepercayaan tersebut dan menjalankan tugas dengan penuh kedisiplinan pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Laksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan semangat cinta Tanah Air,” kata Sofyan.

Ke-26 anggota Paskibraka Kabupaten Gorontalo selanjutnya akan menjalankan tugas pada rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Exit mobile version