Tilangonews.com – Semangat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 di Kabupaten Gorontalo tetap menyala meski hujan mengguyur pelataran Kantor Bupati, Sabtu (14/02/2026) malam.
Di tengah suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, hadir langsung pada malam puncak HPN yang dirangkaikan dengan agenda Perstapora.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian besar terhadap peran strategis pers dalam pembangunan daerah.
Bagi Pemkab Gorontalo, jurnalis bukan sekadar penyampai informasi, tetapi mitra penting dalam menjaga transparansi dan stabilitas sosial.
Malam puncak HPN tahun ini turut diramaikan dengan penyerahan bonus dan trofi kepada para pemenang sejumlah lomba yang telah digelar sebelumnya, seperti turnamen futsal antarjurnalis dan lomba mural.
Rangkaian kegiatan tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat solidaritas insan pers di Gorontalo.
Dalam sambutannya, Sofyan Puhi mengapresiasi kekompakan para jurnalis yang mampu menyukseskan peringatan HPN secara mandiri dan penuh kreativitas. Ia menilai kebersamaan tersebut mencerminkan kedewasaan pers daerah dalam membangun ekosistem media yang sehat.
“Soliditas seperti ini harus terus dijaga. Pers memiliki peran besar dalam menyuarakan hal-hal positif dan membangun optimisme masyarakat terhadap daerahnya. Mari kita bersama-sama mengawal kemajuan Kabupaten dan Provinsi Gorontalo,” ujar Sofyan.
Suasana semakin khidmat saat dilakukan pemotongan tumpeng oleh Asisten III Setda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, bersama pimpinan PLN Gorontalo dan perwakilan organisasi pers. Prosesi tersebut menjadi simbol harapan agar pers Gorontalo semakin profesional, kritis, dan tetap konstruktif dalam menjalankan fungsinya.
Momentum HPN ke-80 ini diharapkan menjadi titik penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan media massa. Sinergi yang terbangun diyakini mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Di tengah dinamika informasi yang kian cepat, peringatan HPN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bahwa pers tetap menjadi pilar penting dalam menjaga demokrasi dan mengawal arah pembangunan daerah.














