Tilangonews.com – Aksi kemanusiaan donor darah yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 berlangsung sukses. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Selasa (3/2/2026).
Antusiasme relawan terlihat sejak awal kegiatan. Berbagai kalangan datang secara sukarela untuk mendonorkan darahnya. Dari kegiatan tersebut, panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 54 kantong darah yang akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan darah di Gorontalo.
Koordinator kegiatan donor darah, Isa Uwaya mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap persoalan sosial, khususnya kebutuhan darah yang masih cukup tinggi di Gorontalo.
“Selama ini wartawan dikenal hanya menyampaikan informasi kepada publik. Di momentum Hari Pers Nasional ini, kami ingin mengambil peran lebih melalui aksi sosial berupa donor darah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan donor darah ini melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya PMI Kabupaten Gorontalo, Unit Pelayanan Darah RS MM Dunda Limboto, PMI Kota Gorontalo, serta PMI Provinsi Gorontalo.
Untuk peserta donor, panitia juga menggandeng sejumlah instansi serta membuka ruang partisipasi bagi masyarakat umum.
“Relawan berasal dari Brimob Polda Gorontalo, Polda Gorontalo, Polresta Gorontalo, Yonif 713 Satya Tama, SMA Negeri 1 Limboto, BPDAS, serta masyarakat umum,” ungkapnya.
Meski jumlah kantong darah yang terkumpul belum mencapai target awal, panitia tetap merasa puas dengan capaian tersebut.
“Target awal kami 100 kantong darah. Yang datang mendonor sekitar 65 orang dan yang lolos skrining sebanyak 54 orang. Alhamdulillah, ini tetap menjadi hasil yang baik,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Aleg Ramzi Sondak yang telah membantu, Dinas Kesehatan, PMI, Sekretariat DPRD Kabupaten Gorontalo serta kepada institusi kepolisian, TNI, SMA Negeri 1 Limboto, BPJS Kesehatan, dan seluruh masyarakat yang dengan sukarela mendonorkan darahnya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap donor darah tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas lintas sektor dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat Gorontalo.














