Tilangonews.com — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Rahmijati Jahja, menggelar haul di makam Raja Panipi sekaligus halalbihalal keluarga besar Bobihoe Serumpun di Desa Barakati, Kecamatan Batudaa, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipadati ribuan masyarakat. Mereka bersama-sama memanjatkan doa untuk mengenang jasa Raja Panipi, atau yang dikenal juga sebagai Bobihu, sosok pejuang yang gugur pada tahun 1874 saat melawan penjajahan Belanda.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Selain doa bersama, momentum ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antaranggota keluarga besar serta masyarakat yang memiliki ikatan historis dengan tokoh perjuangan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Rahmijati Jahja menegaskan bahwa kegiatan haul bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk penghormatan atas jasa para leluhur yang telah berjuang demi daerah dan bangsa.
“Haul ini rutin kita laksanakan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Panipi. Beliau adalah sosok pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga dalam melawan penjajah. Kita tidak boleh melupakan sejarah itu,” ujar Rahmijati.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu, terutama dalam membangun persatuan dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, Rahmijati menyebut kegiatan halalbihalal yang dirangkaikan dalam acara tersebut memiliki makna yang lebih dari sekadar tradisi pasca-Idulfitri.
“Halalbihalal ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kebersamaan di antara keluarga besar Bobihoe Serumpun dan masyarakat,” tambahnya.
Sebagai wujud kepedulian, Rahmijati juga turut berbagi rezeki kepada masyarakat yang hadir tanpa terkecuali. Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga, sekaligus menjadi bagian dari upaya berbagi kebahagiaan di momen kebersamaan tersebut.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai sejarah, kebersamaan, serta kepedulian sosial kepada generasi muda.













