Tilangonews.com – Kebijakan Bupati Gorontalo yang meminta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi Ketua Takmirul Masjid mulai terlihat hasilnya.
Salah satu contohnya tampak di Kelurahan Hepuhulawa, di mana Masjid An-Nur kini berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan generasi muda.
Masjid tersebut saat ini dipimpin Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gorontalo, Muhtar Nuna, SSTP, ME, yang juga dipercaya sebagai Ketua Takmirul Masjid An-Nur.
Ia bergerak cepat menindaklanjuti arahan Bupati dengan melakukan berbagai pembenahan dan menghidupkan aktivitas masjid.
Tak hanya menjalankan peran secara administratif, Muhtar turut memimpin langsung upaya perbaikan fisik masjid serta menggagas sejumlah program untuk memakmurkan rumah ibadah tersebut.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan mental dan karakter generasi muda, seperti yang diharapkan Bupati,” ujarnya.
Tahun ini, pola Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga mengalami perubahan. Para kepala OPD diarahkan untuk lebih fokus memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing serta memperbanyak ibadah bersama masyarakat dan keluarga.
Di Masjid An Nur, salah satu kegiatan utama yang digelar adalah Lomba Kultum Ramadan tingkat SMP/MTs sederajat. Kegiatan ini berlangsung sejak 7 hingga 27 Ramadan dan diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Gorontalo.
Panitia menghadirkan dewan juri dari kalangan penyuluh agama dan tokoh dakwah, di antaranya Drs. Mashudi Nggole dan Ustaz Sulaiman, LC, alumni Yaman, bersama Ketua Takmir Masjid An Nur.
Selain memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan sertifikat, lomba ini juga menghadirkan kategori juara favorit yang ditentukan melalui dukungan di media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Pendekatan ini diharapkan mampu memadukan dakwah konvensional dengan perkembangan digital.
Sejak dipimpin kepengurusan baru, Masjid An Nur menunjukkan berbagai kemajuan. Sejumlah pembenahan telah dilakukan, mulai dari renovasi bangunan, pembangunan tempat wudu, hingga pengaktifan kembali kegiatan ibadah dan sosial di lingkungan masjid.
Saat ini, pengurus juga tengah membangun fasilitas wudu dan toilet khusus perempuan. Untuk menyelesaikan pembangunan tersebut, takmir membuka kesempatan bagi jamaah dan masyarakat yang ingin berinfaq selama Ramadan.
Diharapkan, upaya ini dapat membuat Masjid An Nur semakin nyaman dan berperan sebagai pusat pembinaan generasi religius di Kabupaten Gorontalo.




















