Tilangonews.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memacu kesiapan menjelang Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, turun langsung menggenjot persiapan dengan mengumpulkan Camat Limboto, jajaran pejabat struktural kecamatan, serta para lurah se-Kecamatan Limboto, Senin (6/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan Limboto benar-benar siap menjadi bagian penting dalam menyukseskan agenda nasional tersebut. Berbagai aspek dibahas, mulai dari kesiapan wilayah, pelayanan bagi peserta, hingga peran aktif masyarakat.
Dalam arahannya, Sofyan menegaskan bahwa Limboto harus tampil maksimal sebagai wajah Kabupaten Gorontalo di hadapan peserta dari seluruh Indonesia.
“Kita ingin Limboto benar-benar siap, bukan hanya sebagai lokasi, tapi sebagai representasi daerah. Penas ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan kualitas dan potensi Gorontalo,” tegas Sofyan.
Ia juga menyoroti kesiapan akomodasi berbasis masyarakat, di mana rumah warga disiapkan sebagai homestay bagi para peserta. Menurutnya, langkah ini tidak hanya menjawab kebutuhan penginapan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga.

Selain itu, pemerintah daerah turut menyiapkan pagelaran adat dan sajian kuliner khas Gorontalo guna memberikan pengalaman budaya yang berkesan bagi para tamu.
Sofyan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar pelaksanaan Penas 2026 berjalan sukses dan memberikan dampak nyata.
“Ini bukan kerja pemerintah semata. Kita butuh keterlibatan semua pihak. Kalau kita kompak, saya yakin Penas 2026 akan membawa dampak positif, terutama bagi ekonomi masyarakat dan sektor pertanian,” pungkasnya.
Pekan Nasional Petani Nelayan XVII Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Gorontalo.













