Daerah

Reses di Telaga Jaya, Zulfikar Usira Tekankan Pengawasan Anak dan Peran Orang Tua

×

Reses di Telaga Jaya, Zulfikar Usira Tekankan Pengawasan Anak dan Peran Orang Tua

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kab. Gorontalo, Zulfikar Usira saat menggelar reses di SMP N 1 Telaga Jaya. Foto: Ist.

Tilangonews.com – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, memanfaatkan agenda reses masa sidang kedua tahun 2025–2026 untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan perlindungan anak.

Reses tersebut digelar di SMP Negeri 1 Telaga Jaya, Kecamatan Telaga Jaya, pada Senin (9/2/2026). Zulfikar turun langsung bersama sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gorontalo lainnya dari daerah pemilihan Telaga dan sekitarnya.

Dalam pertemuan itu, Zulfikar menegaskan bahwa reses kali ini sengaja difokuskan pada isu pendidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari orang tua siswa, kepala sekolah, hingga para siswa sendiri.

Menurutnya, perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua.

Ia menyinggung maraknya kasus yang belakangan viral, termasuk peristiwa anak usia 8 tahun yang nekat mengakhiri hidup akibat tekanan ekonomi dan persoalan sosial. Kondisi tersebut, kata Zulfikar, menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk memperkuat pengawasan dan pendampingan terhadap anak.

Zulfikar menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak, terutama di era digital saat ini. Anak-anak yang telah memegang telepon genggam dinilai rentan terpapar konten negatif jika tidak diawasi secara serius.

“Pengawasan tidak bisa hanya dibebankan kepada guru di sekolah. Orang tua juga harus hadir dan aktif memastikan penggunaan handphone anak tidak mengarah pada hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya.

Ia menilai, tanpa kerja sama yang kuat antara sekolah dan orang tua, anak-anak justru akan menjadi korban dari kelalaian bersama. Oleh karena itu, isu pengawasan anak menjadi salah satu poin utama yang diserap dalam agenda reses tersebut.

Untuk memperkuat pembahasan, reses itu juga melibatkan unsur Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Dinas Pendidikan, serta dihadiri oleh Camat Telaga Jaya dan kepala sekolah setempat. Kehadiran lintas sektor ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat bagi anak-anak.

Zulfikar berharap, hasil reses ini dapat menjadi dasar penguatan kebijakan dan program yang berpihak pada perlindungan anak dan peningkatan kualitas pendidikan.

Dinosaur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *