Daerah

RSUD MM Dunda Dinilai Tim Asesor, Siap Jadi Rumah Sakit Pendidikan Dokter UMGO

Tilangonews.com – Tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) melakukan kunjungan ke RSUD MM Dunda Limboto, Selasa (9/6/2026), dalam rangka asesmen lapangan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).

Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari proses akreditasi program studi sekaligus menilai kesiapan rumah sakit sebagai wahana pendidikan bagi calon dokter profesional.

Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD MM Dunda Limboto, dr. Jeinfer Rivian Lestyorini Bobihoe, menyambut baik kehadiran tim asesor. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gorontalo tersebut untuk mendukung pendidikan profesi dokter.

Menurutnya, asesmen lapangan tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan sistem pendidikan kedokteran yang akan dijalankan di RSUD MM Dunda Limboto.

“Kehadiran tim asesor merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta kualitas pendidikan profesi dokter yang akan berlangsung di rumah sakit ini,” ujar Jeinfer.

Ia menegaskan, pihak rumah sakit berkomitmen menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, tenaga medis yang kompeten, serta sistem pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien guna mendukung proses pendidikan dokter.

Jeinfer juga berharap kolaborasi antara RSUD MM Dunda Limboto dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo dapat terus diperkuat demi melahirkan dokter yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kerja sama yang baik antara institusi pendidikan dan rumah sakit merupakan fondasi penting dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, anggota tim asesor, dr. Ibrahim, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan secara menyeluruh terhadap Program Studi Pendidikan Dokter maupun Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.

Menurutnya, penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari visi program studi, kurikulum, proses pembelajaran, fasilitas pendidikan, hingga kompetensi lulusan yang ingin dihasilkan.

Ia mengungkapkan bahwa Fakultas Kedokteran UMGO memiliki keunggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, yakni penguatan kompetensi di bidang kesehatan ibu dan anak tanpa mengabaikan standar dokter nasional.

“Kami menilai seluruh prosesnya, mulai dari pembelajaran di kampus, laboratorium, keterampilan klinis, sistem evaluasi, hingga kesiapan rumah sakit pendidikan yang nantinya menjadi tempat mahasiswa menjalani pendidikan profesi,” kata dr. Ibrahim.

Ia menambahkan, tim asesor juga meninjau kesiapan tenaga pendidik, pelaksanaan kurikulum, standar operasional prosedur (SOP), hingga sistem pengawasan yang menjamin keselamatan pasien dan dokter muda selama menjalani pendidikan klinik.

Dari hasil peninjauan awal, tim asesor menilai RSUD MM Dunda Limboto memiliki potensi yang sangat baik untuk mendukung pendidikan profesi dokter.

Rumah sakit tersebut dinilai memiliki jumlah kunjungan pasien yang memadai, fasilitas rawat inap dengan lebih dari 200 tempat tidur, layanan kesehatan selama 24 jam, serta dukungan puluhan dokter spesialis yang lengkap untuk pendidikan dokter umum.

Selain itu, pengalaman RSUD MM Dunda Limboto dalam mendampingi pendidikan calon dokter dari perguruan tinggi lain menjadi nilai tambah yang memperkuat kesiapan rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit pendidikan utama bagi UMGO.

“Variasi kasus penyakit dan jumlah pasien di rumah sakit ini cukup baik untuk proses pembelajaran mahasiswa. Ini menjadi modal penting dalam pendidikan profesi dokter,” jelasnya.

Dr. Ibrahim juga menyebut keberadaan dua fakultas kedokteran di Gorontalo merupakan kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah dan masyarakat karena akan berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Asesmen lapangan ini akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelayakan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UMGO untuk memperoleh akreditasi, sekaligus memastikan kesiapan rumah sakit pendidikan dalam mendukung lahirnya dokter-dokter berkualitas di masa mendatang.

Exit mobile version