Tilangonews.com – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Lembaga Uji Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Gorontalo resmi berakhir dengan catatan manis.
Kegiatan dua hari yang berlangsung pada 14–15 November 2025 di Aula Bandhayo Lo Yiladiya itu tak hanya menjadi ajang pengujian kemampuan, tetapi juga momentum peningkatan kualitas jurnalisme di Gorontalo.
UKW kali ini diikuti belasan peserta yang terbagi dalam tiga kelas—dua kelas UKW Muda dan satu kelas UKW Madya. Meski tiga peserta berhalangan hadir, proses pengujian tetap berjalan ketat terhadap 15 wartawan yang mengikuti seluruh tahap uji kompetensi.
Wakil Direktur Lembaga Uji UPN “Veteran” Yogyakarta, Arif Wibawa, secara resmi menutup kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengumumkan tingkat kelulusan yang cukup menggembirakan.
“Peserta yang mendaftar 18 orang, dan yang ikut 15 dari jumlah itu hanya dua yang belum dinyatakan kompeten. Artinya, tingkat kelulusannya mencapai sekitar 80 persen,” ujar Arif.
Ia menegaskan bahwa kompeten bukanlah garis akhir, melainkan pintu awal bagi wartawan untuk terus mengasah profesionalisme.
Di sisi lain, Ketua DPP PJS, Mahmud Marhaba, menegaskan bahwa UKW ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memastikan wartawan di Gorontalo memiliki standar kerja yang tinggi.
“Ini UKW ketiga di Gorontalo. Setelah Munas pada bulan Juli kemarin, besok di Kendari dan seterusnya hingga Desember,” ungkapnya.
Mewakili seluruh peserta, Verawaty Ruung menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya agar ilmu yang didapat dapat langsung diterapkan dalam tugas keseharian.
“Terima kasih atas semua ilmunya. Akan saya praktikkan di lapangan,” ucap Verawaty.
Pelaksanaan UKW ini tidak hanya menandai meningkatnya kapasitas wartawan di Gorontalo, tetapi juga mempertegas komitmen PJS dan UPN “Veteran” Yogyakarta dalam membangun ekosistem media yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.














