Daerah

dr. Jeinfer Edukasi DWP Kabgor soal Perawatan Estetika, Ingatkan Bahaya Suntik Putih Ilegal

×

dr. Jeinfer Edukasi DWP Kabgor soal Perawatan Estetika, Ingatkan Bahaya Suntik Putih Ilegal

Sebarkan artikel ini

Tilangonews.com – Tren perawatan kulit dan estetika modern yang semakin diminati masyarakat menjadi perhatian dalam workshop Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan bertajuk “Edukasi Kesehatan Kulit dan Perawatan Estetika Modern” tersebut digelar di Hantaleya Cafe, Selasa (8/9/2026), dengan menghadirkan dr. Jeinfer Rivian Lestyorini sebagai pemateri.

Dalam kegiatan itu, dr. Jeinfer memberikan edukasi mengenai sejumlah prosedur estetika yang kini banyak diminati masyarakat, mulai dari suntik putih, filler, skinbooster hingga thread lift.

Ia menjelaskan, suntik putih umumnya menggunakan bahan seperti glutathione untuk membantu mencerahkan kulit. Namun, tindakan tersebut memiliki risiko apabila dilakukan secara sembarangan, menggunakan produk yang tidak terdaftar, atau ditangani oleh tenaga yang tidak kompeten.

“Suntik putih sangat berbahaya jika dikerjakan bukan oleh dokter atau tenaga kesehatan yang bersertifikasi, produk tidak terdaftar BPOM, dan tanpa prosedur kesehatan yang benar,” tegas dr. Jeinfer.

Menurutnya, penggunaan produk atau prosedur yang tidak aman dapat menimbulkan berbagai efek samping, mulai dari mual, reaksi alergi, sakit kepala hingga gangguan pada ginjal.

Sementara untuk filler dan skinbooster, masyarakat diingatkan agar memastikan bahan yang digunakan aman bagi tubuh. Salah satu bahan yang umum digunakan dalam prosedur tersebut adalah Hyaluronic Acid.

Selain membahas prosedur estetika, dr. Jeinfer yang saat ini menjabat sebagai Plh Direktur RSUD MM Dunda Limboto dan Ketua IDI Kabupaten Gorontalo itu turut menjelaskan pentingnya mengenali kondisi kulit sebelum memilih produk perawatan.

Ia menyebut lima jenis kulit yang umum, yakni kulit kering, berminyak, kombinasi, sensitif dan normal.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diberikan edukasi mengenai kandungan berbahaya yang berpotensi ditemukan pada skincare ilegal atau abal-abal, di antaranya merkuri, asam retinoat, hidrokuinon dan resorsinol.

Penggunaan bahan berbahaya tersebut, kata dia, dapat menimbulkan masalah kesehatan serius, termasuk kerusakan kulit dan gangguan pada sejumlah organ tubuh.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan iklan maupun produk yang menawarkan hasil cepat dengan harga murah.

Ia membagikan prinsip CEK KLIK yang dapat digunakan masyarakat sebelum membeli produk kosmetik, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar BPOM dan tanggal Kedaluwarsa.

“Jangan termakan iklan dan jangan cari yang murahan instan,” pesannya.

Dr. Jeinfer juga mengingatkan masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan skincare bermasalah agar segera menghentikan pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan konsultasi maupun perawatan kulit, dr. Jeinfer juga membuka layanan di Maccayya Skin Beauty Clinic.

Jadwal praktik dr. Jeinfer Rivian Lestyorini berlangsung Senin hingga Jumat pukul 15.00–20.00 WITA. Sementara Sabtu dan Minggu tersedia berdasarkan janji temu, mulai pukul 10.00–20.00 WITA.

Selain itu, dr. Renaldi Nadjil melayani praktik Senin hingga Sabtu pukul 10.00–20.00 WITA.
Informasi dan konsultasi dapat dilakukan melalui nomor 0812-5556-6608 atau Instagram @maccayya_skin.

Kegiatan edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih produk skincare maupun layanan perawatan estetika, sehingga tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga mengutamakan keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *