Tilangonews.com – Turnamen sepak bola Ketua DPRD Cup antar desa se-Kecamatan Telaga Biru resmi berakhir. Tim K2RT dari Desa Ulapato A keluar sebagai juara pertama setelah menaklukkan tim Pentadio Timur dengan skor tipis 1-0 pada laga final, Minggu (6/9/2026).
Laga puncak yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, tersebut berlangsung sengit. Kedua kesebelasan tampil agresif sejak menit awal dan sama-sama berupaya menciptakan peluang untuk membobol gawang lawan.
Namun, hingga babak pertama berakhir, skor masih bertahan 0-0. Pertandingan semakin menarik memasuki babak kedua karena kedua tim meningkatkan intensitas serangan.
Gol yang ditunggu akhirnya tercipta pada pertengahan babak kedua. Tim K2RT Ulapato A berhasil memanfaatkan peluang untuk merobek gawang Pentadio Timur dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Pentadio Timur berupaya mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. K2RT Ulapato A pun memastikan diri sebagai kampiun Ketua DPRD Cup 2026.
Laga final tersebut turut disaksikan langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira selaku inisiator turnamen, sejumlah pejabat daerah, serta masyarakat yang memadati lokasi pertandingan.
Turnamen ini diikuti 12 tim yang merupakan perwakilan desa-desa di Kecamatan Telaga Biru. Kompetisi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Zulfikar Usira terhadap perkembangan olahraga sekaligus upaya memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka di bidang sepak bola.
Ajang ini juga menjadi kelanjutan dari semangat masyarakat yang sebelumnya secara swadaya menggelar turnamen dengan iuran Rp25 ribu. Melihat antusiasme tersebut, Zulfikar kemudian mendorong pelaksanaan turnamen yang lebih terorganisasi dan melibatkan lebih banyak pihak.
Turnamen Ketua DPRD Cup mulai bergulir sejak 8 Agustus 2026 dan berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, terutama panitia, yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen selama hampir satu bulan.
“Yang pertama kami memberikan apresiasi terhadap masyarakat, lebih khusus panitia pelaksanaan yang kurang lebih satu bulan melaksanakan kegiatan turnamen ini,” ujar Zulfikar.
Menurutnya, kelancaran turnamen tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat, unsur TNI, serta pemerintah daerah melalui sejumlah perangkat daerah.
Dukungan juga datang dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang menyiapkan layanan medis selama pertandingan berlangsung. Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut memberikan dukungan dalam menjaga kondisi lapangan selama turnamen.
Zulfikar menilai kolaborasi tersebut menunjukkan perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Gorontalo.
“Selama kegiatan turnamen ini kami banyak disupport oleh masyarakat, kemudian juga melibatkan TNI. Kita juga disupport oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas untuk medis,” katanya.
Ia menegaskan keberhasilan turnamen di Telaga Biru menjadi modal untuk membuat kompetisi dengan cakupan yang lebih besar.
Zulfikar bahkan menyampaikan rencana untuk menggelar turnamen sepak bola pada skala Kabupaten Gorontalo dengan melibatkan tim-tim terbaik dari berbagai kecamatan.
“Kita akan melakukan kegiatan sudah skop kabupaten, melibatkan kecamatan-kecamatan,” tegasnya.
Menurut Zulfikar, rencana tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda di Kabupaten Gorontalo.
Sementara itu, pada turnamen Ketua DPRD Cup 2026, K2RT Ulapato A berhak menempati posisi juara pertama. Pentadio Timur menjadi juara kedua, disusul Desa Lupoyo sebagai juara ketiga. Sementara posisi keempat ditempati tim Telaga Biru Legend.
Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemain dan perangkat pertandingan. Penghargaan individu diberikan untuk kategori kiper terbaik, top skor, pemain terbaik, serta penghargaan khusus bagi pemain berstatus living legend.
Penghargaan juga diberikan kepada para wasit yang dinilai turut berperan dalam menjaga jalannya pertandingan selama turnamen berlangsung.
Penutupan turnamen kemudian ditandai dengan penyerahan trofi dan bonus kepada para tim serta penerima penghargaan individu.












