Tilangonews.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Gorontalo menggelar webinar bertema “Rabies pada Manusia: Diagnosis, Penatalaksanaan, dan Pencegahan”dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IDI, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom tersebut dibuka langsung oleh Ketua IDI Cabang Kabupaten Gorontalo, dr. Jeinfer Rivian Lestyorini.
Webinar ini merupakan hasil kolaborasi IDI Kabupaten Gorontalo dengan Laboratorium Klinik Prodia dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar.
Jeinfer mengatakan, pemilihan tema rabies didasari pentingnya meningkatkan pengetahuan dan kesiapan tenaga kesehatan dalam menghadapi penyakit yang masih menjadi ancaman serius di masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kami telah melaksanakan Webinar Rabies pada Manusia. Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT IDI ke-76. Tema rabies kami angkat karena masih menjadi ancaman serius di daerah,” ujar Jeinfer.
Perempuan yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD MM Dunda Limboto itu menjelaskan, webinar tersebut ditujukan bagi dokter dan tenaga kesehatan dengan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing.
Tiga narasumber dihadirkan untuk membahas aspek penting penanganan rabies, mulai dari imunisasi pascapajanan hingga penanganan gigitan hewan penular rabies.
“Kami menghadirkan tiga narasumber, ada dr. Suendia Putra Darda, Sp.PD yang membahas optimalisasi imunisasi pasca pajanan, kemudian dr. Yulinda Mustapa, Sp.N membahas manifestasi neurologis rabies dan dr. Febi Iswandi Suarno, M.Kes, Sp-B-ET, FINACS yang membahas penatalaksanaan kasus gigitan hewan penular rabies. Moderatornya dr. Suci Iriani, Sp.PK,” jelasnya.
Webinar yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut diikuti dokter dan tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Provinsi Gorontalo. Antusiasme peserta juga terlihat dalam kegiatan yang menyediakan hadiah doorprize dengan total nilai Rp2 juta itu.
Jeinfer berharap, materi yang disampaikan para narasumber dapat meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali, menangani, dan mencegah rabies pada manusia.
“Alhamdulillah peserta sangat antusias. Harapan kami melalui webinar ini, dokter dan nakes semakin siap dalam diagnosis, tata laksana dan pencegahan rabies pada manusia. Ini adalah bentuk nyata semangat IDI Berkemajuan, Berbakti Untuk Bangsa,” tutupnya.












