Tilangonews.com – Bencana banjir kembali terjadi Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, pada Sabtu (27/12/2025) sore.
Banjir tersebut datang secara tiba-tiba setelah hujan mengguyur selama kurang lebih satu jam.
Air meluap dengan cepat dan merendam permukiman warga hingga setinggi kurang lebih 1,5 meter.
Sejumlah warga mengaku peristiwa kali ini lebih parah dibandingkan banjir sebelumnya.
Di tengah kepanikan warga, sorotan kembali mengarah pada aktivitas tambang ilegal di wilayah Bulangita yang diduga kuat menjadi pemicu kerusakan lingkungan dan aliran air di kawasan tersebut.
Padahal, sebelumnya pihak pemerintah desa disebut telah menyampaikan bahwa aktivitas tambang telah dihentikan.
“Katanya tambang sudah berhenti, tapi kenyataannya masih jalan sampai sekarang,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 16.30 WITA. Warga pun bergegas mengevakuasi diri serta barang-barang berharga mereka, khawatir debit air terus meningkat.
