Tilangonews.com – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Provinsi Gorontalo. Sepuluh personel diberangkatkan menuju Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025) pagi, untuk membantu penanganan bencana banjir yang melanda wilayah tersebut akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Keberangkatan tim ini bukan sekadar rutinitas, melainkan aksi nyata kemanusiaan yang menunjukkan bahwa batas wilayah tidak memisahkan rasa persaudaraan.
Dengan perlengkapan lengkap dan semangat tinggi, para anggota TAGANA Gorontalo bertolak menuju lokasi bencana untuk memperkuat upaya evakuasi sekaligus memberikan layanan sosial bagi para korban. Mereka dilepas langsung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone.
Salah satu anggota tim, Beny Ishak, mengungkapkan bahwa misi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat Sumatera Utara yang sedang dilanda musibah.
Ia menegaskan, aksi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk mengerahkan personel TAGANA dari berbagai daerah.
“Ini adalah panggilan kemanusiaan. Kami datang membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, sesuai imbauan Kemensos untuk memperkuat penanganan bencana di Sumut,” ujar Beny.
Berikut daftar 10 personel TAGANA Provinsi Gorontalo yang ditugaskan dalam penanganan bencana tersebut:
David Maelite (Provinsi)
Beny Ishak (Provinsi)
Yusuf Abubakar (Provinsi)
Ambrin Ibrahim (Provinsi)
Moh. Ali Syahbuddin (Kota Gorontalo)
Rahman Iloponu (Kabupaten Gorontalo)
Rizal Palowa (Bone Bolango)
Dedi Rauf (Gorontalo Utara)
Moh. Lahilote (Pohuwato)
Purwanto Muhridja (Boalemo)
Dengan keberangkatan tim ini, Gorontalo kembali menunjukkan kiprahnya sebagai daerah yang aktif menyumbang relawan tangguh dalam berbagai penanganan bencana di Indonesia. Semangat solidaritas ini diharapkan mampu meringankan beban para korban sekaligus mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.
Dari informasi yang dihimpun, bencana yang terjadi di daerah tersebut telah meluluhlantakkan ratusan bangunan dan fasilitas lainya. Ratusan warga juga dilaporkan menjadi korban.
