Tilangonews.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Kesehatan menggelar bimbingan teknis (bimtek) Tim Pembina Posyandu dalam pengelolaan Posyandu bidang kesehatan tingkat kabupaten tahun 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, Selasa (14/4/2026), di Grand Bukit Proja.
Dalam sambutannya, Tonny Junus menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Menurutnya, Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan masyarakat hingga perencanaan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.
“Keberhasilan Posyandu sangat ditentukan oleh peran aktif tim pembina di semua tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari tim pembina, narasumber, hingga peserta, yang dinilai berkontribusi dalam mendorong peningkatan kualitas pengelolaan Posyandu di daerah.
Tonny menjelaskan, penguatan peran Posyandu kini didukung oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, yang memperluas cakupan layanan ke dalam enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Meski demikian, pada bimtek kali ini difokuskan pada pengelolaan bidang kesehatan.
Fokus tersebut dinilai penting, terutama dalam upaya percepatan penurunan stunting, peningkatan gizi keluarga, serta deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat.
Lebih lanjut, Tonny mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna mengoptimalkan peran Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi.
Ia juga menyoroti pelaksanaan program imunisasi campak yang tengah digencarkan pada periode Maret hingga April 2026. Program ini menyasar anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi.
“Orang tua diharapkan segera membawa anaknya ke Posyandu, puskesmas, atau layanan kesehatan terdekat agar cakupan imunisasi dapat tercapai secara optimal,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo, lanjut Tonny, berkomitmen untuk terus memperkuat kelembagaan Posyandu, meningkatkan kapasitas kader, serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai demi menghadirkan pelayanan yang berkualitas.
Kegiatan bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para peserta dalam mengelola Posyandu secara lebih profesional, efektif, dan terintegrasi, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.













