Daerah

Dari Gubuk Bambu ke Rumah Layak Huni, Mustahik di Batudaa Pantai Bersyukur Terima Bantuan Baznas

×

Dari Gubuk Bambu ke Rumah Layak Huni, Mustahik di Batudaa Pantai Bersyukur Terima Bantuan Baznas

Sebarkan artikel ini

Tilangonews.com – Senyum haru terpancar dari wajah Abdullah Hilahapa, warga Dusun Padengo, Desa Kayu Bulan, Kecamatan Batudaa Pantai, saat rumah layak huni yang dibangun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gorontalo resmi diserahkan, Jumat (7/8/26).

Selama bertahun-tahun, Abdullah bersama keluarga besarnya hidup dalam keterbatasan. Rumah berdinding bambu berukuran sekitar 4 x 5 meter menjadi tempat berteduh bagi 16 orang, terdiri atas anak dan cucunya. Kondisi rumah yang sempit dan jauh dari kata layak itu kini tinggal kenangan setelah Baznas membangunkan hunian yang lebih aman dan nyaman.

Peresmian rumah tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, didampingi Ketua Baznas Kabupaten Gorontalo Sukri Moonti, Kapolres Gorontalo, serta unsur pemerintah kecamatan dan pemerintah desa setempat.

Dengan mata berkaca-kaca, Abdullah mengaku tak mampu menyembunyikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat bantuan rumah dari Baznas. Rumah kami sebelumnya hanya berdinding bambu dan dihuni 16 orang. Sekarang kami sudah memiliki rumah yang layak untuk ditempati. Terima kasih kepada Baznas, Bupati Gorontalo, dan semua yang sudah membantu kami,” ujarnya.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan, bantuan rumah layak huni tersebut merupakan bukti nyata bahwa zakat mampu menghadirkan perubahan besar bagi kehidupan masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, setiap zakat yang disalurkan melalui Baznas tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi solusi atas persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Gorontalo yang terus menunjukkan komitmennya membantu masyarakat kurang mampu. Program seperti ini harus terus kita dukung, karena zakat yang dikelola secara baik mampu mengubah kehidupan masyarakat, dari yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak menjadi memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman,” kata Sofyan.

Ia juga mengajak masyarakat yang telah memiliki kemampuan ekonomi untuk menunaikan zakat melalui Baznas agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh para mustahik.

“Semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakat melalui Baznas, semakin banyak pula warga yang bisa kita bantu. Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk kepedulian sosial yang mampu mengangkat kesejahteraan umat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Gorontalo Sukri Moonti menjelaskan, rumah yang diserahkan kepada Abdullah merupakan salah satu program pemanfaatan dana zakat yang berasal dari para muzaki.

Ia menyebutkan, rumah tersebut merupakan rumah keempat yang diresmikan Bupati Gorontalo dari total 11 unit rumah layak huni yang dibangun Baznas pada Semester I Tahun 2026.

“Ini merupakan amanah dari para muzaki yang mempercayakan zakatnya kepada Baznas. Kami berupaya memastikan zakat benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sukri.

Selain meresmikan rumah layak huni, Baznas Kabupaten Gorontalo juga menyerahkan bantuan pemasangan sambungan listrik bagi warga kurang mampu serta menyalurkan 50 paket sembako kepada para mustahik di Kecamatan Batudaa Pantai.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Baznas bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *