Tilangonews.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Anggota DPD RI asal Gorontalo, Rahmijati Jahja, untuk kembali berbagi rezeki kepada masyarakat.
Saat menghadiri perayaan Maulid Nabi di Masjid Agung Baiturrahman Limboto dan Masjid di Kelurahan Tanggikiki, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Selasa (25/8/2026), Rahmijati tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan, tetapi juga berbagi kepada para pelantun dikili serta jemaah yang hadir.
Para pelantun zikir atau dikili yang mengikuti rangkaian Maulid mendapatkan perhatian khusus. Rahmijati memberikan beras dan uang saku sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam menjaga tradisi Maulid di Gorontalo.
Berbagi rezeki juga diberikan kepada para jemaah yang hadir, baik orang tua maupun anak-anak. Kehadiran Rahmijati dengan membawa kepedulian tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang mengikuti perayaan Maulid.
Bagi Rahmijati, berbagi merupakan bagian dari rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada sesama. Momentum Maulid Nabi dinilainya menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
Aksi berbagi tersebut bukan kali pertama dilakukan Rahmijati. Setiap tahun, ketika perayaan Maulid Nabi berlangsung, ia berupaya menyisihkan rezekinya untuk masyarakat, termasuk mereka yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tradisi dikili.
Kepedulian itu juga tidak hanya dilakukan saat Maulid. Rahmijati dikenal terus menyempatkan diri berbagi rezeki di berbagai kesempatan dan tempat ketika bertemu dengan masyarakat.
Menurutnya, berbagi tidak harus menunggu memiliki kelebihan yang besar. Hal terpenting adalah keikhlasan dan kemauan untuk membantu serta menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain.
Dalam momentum Maulid Nabi tahun ini, ia berharap kebiasaan saling berbagi dan membantu dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Terlebih, semangat berbagi merupakan salah satu nilai yang dapat dipetik dari keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.
Selain berbagi, Rahmijati juga mendorong agar peringatan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dengan meneladani akhlak beliau, termasuk kepedulian terhadap sesama.
“Maulid ini tidak hanya seremonial, tetapi merupakan momentum yang sakral. Kita harus mengingat kembali apa yang telah dilakukan Rasulullah SAW dan mencontohi akhlakul karimah beliau,” ujar Rahmijati.
Melalui kegiatan berbagi tersebut, Rahmijati berharap kebahagiaan perayaan Maulid dapat dirasakan bersama, sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan seluruh elemen yang hadir dalam peringatan tersebut.
