Daerah

Dari Rumah ke Rumah, 439 Petugas Sensus Siap Potret Ekonomi Kabupaten Gorontalo

×

Dari Rumah ke Rumah, 439 Petugas Sensus Siap Potret Ekonomi Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini

Tilangonews.com – Sebanyak 439 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 siap menyisir desa dan kelurahan di Kabupaten Gorontalo untuk memotret denyut perekonomian masyarakat. Mulai pertengahan Juni hingga akhir Agustus mendatang, mereka akan mendatangi rumah-rumah warga dan lokasi usaha guna menghimpun data yang akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah.

Kesiapan para petugas tersebut ditandai dengan pelepasan secara simbolis oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, pada kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo di Hotel Amaris Gorontalo, Rabu (10/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Kepala BPS Kabupaten Gorontalo Dr. Suparno, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta ratusan petugas sensus yang akan bertugas di lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berlandaskan asumsi. Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan agar program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Sensus Ekonomi ini akan memberikan gambaran nyata tentang kondisi perekonomian daerah. Dari hasil pendataan, pemerintah dapat mengetahui jumlah usaha, karakteristik pelaku usaha, hingga potensi ekonomi yang berkembang di setiap wilayah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi bahan evaluasi terhadap program yang telah berjalan sekaligus pijakan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.

Bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo, kata Sofyan, keberadaan basis data ekonomi yang kuat sangat dibutuhkan untuk mengidentifikasi sektor-sektor unggulan yang berpotensi dikembangkan, sekaligus memetakan berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku usaha.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik. Mari bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi kemajuan Kabupaten Gorontalo,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gorontalo, Dr. Suparno, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda statistik nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Pendataan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur dan kondisi perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Menurutnya, data hasil sensus akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga investor dalam merancang strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Gorontalo dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sebelum diterjunkan, sebanyak 439 petugas telah mengikuti pelatihan yang dibagi dalam tiga gelombang untuk memastikan kualitas pendataan tetap terjaga.

Mereka nantinya akan mendata sekitar 400 hingga 600 kepala keluarga atau unit usaha di wilayah tugas masing-masing melalui kunjungan langsung dari rumah ke rumah maupun ke tempat usaha.

“Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas dengan baik dan memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menghasilkan data yang berkualitas,” ujar Suparno.

Dengan dimulainya pendataan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap potret perekonomian daerah dapat tersaji secara utuh dan akurat. Data itulah yang nantinya menjadi kompas dalam menentukan arah pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *