Tilangonews.com – Kepedulian anggota DPD RI, Rahmijati Jahja terhadap pengembangan dan keselamatan destinasi wisata kembali terlihat saat melakukan kunjungan kerja di kawasan wisata Pemandian Taluhu Barakati, Desa Barakati, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Rahmijati meninjau langsung kondisi fasilitas wisata yang kini kembali difungsikan setelah sempat lama terbengkalai. Namun di lokasi, ia menemukan adanya pohon bambu yang tumbuh di sekitar area pemandian dan dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan pengunjung.
Daun-daun bambu yang kerap jatuh dan terbawa aliran air, dikhawatirkan dapat memengaruhi kebersihan air serta kenyamanan wisatawan yang beraktivitas di lokasi tersebut.
Melihat kondisi itu, Rahmijati meminta agar dilakukan langkah penataan, termasuk pembersihan area yang dianggap berisiko, demi menjaga kenyamanan dan keselamatan pengunjung wisata.
Pihak desa setempat kemudian menjelaskan bahwa bambu tersebut merupakan milik warga dengan nilai ganti sekitar Rp1 juta per rumpun, dengan total empat rumpun di lokasi tersebut.
Untuk memastikan penanganan dapat segera dilakukan tanpa menghambat pengembangan kawasan wisata, Rahmijati menyatakan kesediaannya memberikan dukungan biaya penanganan sebagai bentuk penyelesaian di lapangan.
“Saya kasih Rp5 juta, yang penting segera ditangani karena ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan pengunjung,” ujar Rahmijati Jahja.
Selain itu, ia juga turut berbagi rezeki kepada sejumlah pengunjung yang berada di kawasan wisata saat kunjungan berlangsung.
Di kesempatan yang sama, Rahmijati memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang telah menghidupkan kembali kawasan wisata Taluhu Barakati setelah lama tidak aktif.
Sofyan Puhi bersama Tony Junus sebelumnya mendorong reaktivasi sejumlah destinasi wisata daerah sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata lokal.
Rahmijati berharap, ke depan pengelolaan wisata Taluhu Barakati dapat semakin ditingkatkan, baik dari sisi keamanan, kebersihan, maupun fasilitas pendukung, sehingga mampu menjadi destinasi yang lebih nyaman dan menarik bagi wisatawan.
