DaerahPariwisata

Gratis Naik Menara Pakaya, Wisatawan Bisa Nikmati Panorama Gorontalo dari Ketinggian

Menara Pakaya. Foto Tilangonews.com

Tilangonews.com – Wisatawan lokal maupun luar daerah, khususnya peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII, kini dapat menikmati panorama Kabupaten Gorontalo dari ketinggian Menara Pakaya secara gratis.

Ikon kebanggaan masyarakat Gorontalo yang berada di pusat Kota Limboto itu telah dibuka untuk umum tanpa dikenakan biaya masuk. Dari puncak menara, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Kota Limboto dan sekitarnya dari sudut pandang yang berbeda.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat konferensi pers di Media Center usai meninjau lokasi utama pelaksanaan PENAS Petani Nelayan  XVII, Rabu (17/6/2026).

“Tidak ada tarif. Bukan hanya untuk peserta PENAS, tetapi seluruh masyarakat bisa naik secara gratis,” ujar Sofyan.

Menurutnya, meski proses revitalisasi Menara Pakaya belum sepenuhnya rampung, kawasan tersebut sudah dapat dimanfaatkan sebagai lokasi rekreasi dan kunjungan wisata. Selain menikmati pemandangan dari atas menara, pengunjung juga dapat bersantai di taman yang telah dipercantik dengan kehadiran videotron berbentuk bundar di bagian tengah kawasan.

“Pekerjaan taman menara sudah selesai. Untuk menaranya sendiri sebagian besar sudah rampung dan sisanya akan dilanjutkan setelah PENAS. Namun saat ini sudah bisa menjadi tempat kunjungan bagi masyarakat maupun peserta PENAS,” katanya.

Tak hanya Menara Pakaya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga menyiapkan sejumlah destinasi wisata lainnya untuk menyambut ribuan tamu yang akan hadir pada ajang nasional tersebut.

Beberapa objek wisata yang telah dipercantik di antaranya Pentadio Resort dan Pemandian Taluhu Barakati yang baru saja kembali dibuka untuk umum.


“Menara kami benahi, Taman Menara dibenahi, Pentadio Resort dibenahi. Minggu lalu kami juga membuka kembali objek wisata Taluhu Barakati. Tempat-tempat wisata yang menarik dan mungkin hanya ada di Kabupaten Gorontalo ini kami siapkan untuk para tamu,” jelas Sofyan.

Sementara itu, petugas penjaga Menara Pakaya, Yamin, mengatakan pengunjung yang ingin naik ke puncak menara untuk sementara masih harus menggunakan tangga manual karena fasilitas lift belum dapat dioperasikan.

“Kalau mau naik ke menara masih menggunakan tangga biasa karena lift masih dalam proses perbaikan,” tuturnya.

Dengan berbagai destinasi yang telah dibenahi, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap para peserta PENAS KTNA XVII dan wisatawan yang datang dapat membawa pulang pengalaman serta kesan positif selama berada di daerah tersebut.

Exit mobile version