Tilangonews.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan jalan di Desa Ulobua. Namun, hingga kini proyek tersebut belum bisa direalisasikan karena terbentur aturan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengungkapkan bahwa dana tersebut sejatinya sudah dialokasikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program TMMD tahun 2026. Hanya saja, pelaksanaan kegiatan di Desa Ulobua masih harus menunggu giliran.
“Kami sudah siapkan anggarannya, sebanyak Rp1 miliar. Tapi memang belum bisa dilaksanakan sekarang karena ada ketentuan TMMD tidak boleh dilakukan berturut-turut di lokasi yang sama,” ujar Sofyan disela-sela pelantikan Pj Kades Ulobua, Jumat (23/5/26)
Meski tertunda, Pemkab Gorontalo memastikan Desa Ulobua tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan program ke depan. Sofyan menegaskan, begitu aturan memungkinkan, pembangunan akan langsung difokuskan ke wilayah tersebut.
“Kalau sudah bisa dilaksanakan, pasti Ulobua yang akan dikerjakan lebih dulu,” tegasnya.
Rencana pembangunan jalan ini akan mencakup tiga dusun, yakni Cingkeh, Tumba, dan Molalahu. Ketiganya selama ini menghadapi kondisi jalan yang rusak cukup parah dan menyulitkan aktivitas masyarakat.
Kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga. Saat musim panen jagung yang kerap berbarengan dengan musim hujan, akses yang sulit membuat distribusi hasil panen terganggu dan berpotensi menimbulkan kerugian.
Masyarakat pun berharap pembangunan jalan melalui program TMMD dapat segera terealisasi, sehingga akses transportasi menjadi lebih lancar dan aktivitas ekonomi warga dapat meningkat.













