Daerah

Jelang PENAS KTNA, Pemkab Gorontalo Matangkan Juknis Pelaksanaan

Tilangonews.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 mendatang.

Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat pleno finalisasi petunjuk teknis (juknis) PENAS KTNA XVII yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Kamis (4/6/2026).

Rapat dihadiri panitia lokal PENAS KTNA XVII Kabupaten Gorontalo dan sejumlah pihak terkait. Pertemuan itu membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai standar dan siap diterapkan di lapangan.

Wakil Bupati Tonny Junus mengatakan, waktu menuju pembukaan kegiatan nasional tersebut semakin dekat sehingga seluruh pihak harus memastikan setiap kebutuhan penyelenggaraan telah siap.

“Pelaksanaan PENAS tinggal menghitung hari. Hari ini sudah tanggal 4, sementara pembukaan direncanakan pada tanggal 20 Juni. Artinya tinggal sekitar 16 hari lagi,” kata Tonny.

Menurutnya, sebagian besar hal yang dibahas dalam rapat sebenarnya telah mulai dilaksanakan di lapangan. Rapat dilakukan untuk menyatukan persepsi sekaligus menyesuaikan dengan petunjuk pelaksanaan terbaru yang diterbitkan oleh panitia tingkat provinsi.

“Yang kita rapatkan hari ini lebih kepada penyamaan konsep dan penyusunan juknis karena ada juklak baru dari provinsi. Namun secara umum apa yang dibahas sudah mulai kita jalankan,” ujarnya.

Sebagai daerah tuan rumah, Tonny menegaskan panitia lokal harus fokus pada tugas dan tanggung jawab yang menjadi kewenangannya, terutama dalam menyiapkan fasilitas pendukung bagi para peserta yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kesiapan homestay yang akan digunakan sebagai tempat menginap peserta.

“Jangan sampai ada tamu yang mengeluh. Kebutuhan dasar seperti ketersediaan air bersih harus dipastikan terpenuhi. Ini menjadi perhatian serius panitia lokal karena kita ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyediaan homestay saat ini diprioritaskan di wilayah Limboto dan sekitarnya untuk memudahkan akses peserta menuju lokasi kegiatan.

Tonny berharap Kabupaten Gorontalo dapat menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut ribuan petani dan nelayan yang akan hadir pada ajang nasional tersebut.

“Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan keramahan masyarakat Gorontalo. Mereka yang datang adalah duta-duta petani dari seluruh Indonesia, sehingga harus kita sambut dengan baik,” katanya.

Berdasarkan data sementara, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai sekitar 7.800 orang. Angka tersebut belum termasuk pendamping dan peserta lainnya yang diperkirakan akan turut hadir selama pelaksanaan PENAS KTNA XVII.

Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan PENAS KTNA XVII berlangsung sukses dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta yang datang ke Gorontalo.

Jangan mencuri, pidana menanti

Exit mobile version