Daerah

Kementan Pastikan Kesiapan Lokasi Penas XVII 2026 di Kabupaten Gorontalo

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dr. Idha W. Arsanti, bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama jajaran saat meninjau sejumlah lokasi untuk PENAS. Foto: Ist.

Tilangonews.com – Kementerian Pertanian Republik Indonesia memastikan kesiapan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026.

Kepastian tersebut ditandai dengan peninjauan langsung sejumlah lokasi yang akan menjadi pusat pelaksanaan kegiatan, Rabu (28/1/2026).

Peninjauan dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dr. Idha W. Arsanti, bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama jajaran.

Beberapa titik strategis yang dikunjungi antara lain Panggung Utama di GOR David–Tonny, Taman Budaya, Stadion 23 Januari, serta kawasan Rumah Adat Limboto yang akan mendukung rangkaian acara Penas XVII.

Kepala BPPSDMP Kementan RI, Dr. Idha W. Arsanti, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang dinilai telah menyiapkan lokasi Penas XVII secara terintegrasi. Menurutnya, kesiapan daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan perhelatan berskala nasional tersebut.

Idha juga mengungkapkan, Kementerian Pertanian tengah mengupayakan kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto, pada pembukaan Penas XVII 2026. Hal ini sejalan dengan fokus pemerintah pusat dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.

“Penas ini bukan sekadar ajang pertemuan petani dan nelayan, tetapi juga momentum menampilkan inovasi dan teknologi pertanian. Jika Presiden hadir, tentu akan menambah semangat dan makna bagi seluruh pelaku pertanian di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen penuh menyukseskan agenda nasional tersebut.

Selain kesiapan venue kegiatan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan sekitar 6.500 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay bagi sekitar 30 ribu peserta Penas dari berbagai daerah di Indonesia.

“Secara umum kesiapan kita sudah baik. Mulai dari venue utama, sekretariat, hingga homestay. Ke depan, koordinasi akan terus diperkuat sampai ke tingkat desa agar pelayanan bagi peserta berjalan maksimal,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Pemkab Gorontalo akan menggelar rapat bersama lima kecamatan yang berada di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan seluruh unsur pendukung benar-benar siap.

Pelaksanaan Penas XVII di Kabupaten Gorontalo diharapkan tidak hanya mendorong kemajuan sektor pertanian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Bupati Sofyan pun mengajak warga untuk mulai berbenah, menjaga kebersihan lingkungan, serta memberikan pelayanan terbaik demi menyambut para tamu dari seluruh Nusantara.

Exit mobile version