Tilangonews.com – Suasana semarak menyelimuti Kabupaten Gorontalo saat ribuan masyarakat ambil bagian dalam Konvoi Akbar Road to PENAS KTNA XVII Tahun 2026, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang digelar Panitia Lokal PENAS KTNA itu menjadi penanda semakin dekatnya pelaksanaan ajang nasional yang akan mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia di Gorontalo.
Konvoi dimulai dari Gelanggang 23 Januari di Kecamatan Telaga dan berakhir di kawasan Bawah Menara Limboto. Sepanjang perjalanan, iring-iringan peserta mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati sisi jalan.
Peserta yang terlibat berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, penyuluh pertanian, kepala desa, lurah, kader PKK hingga unsur masyarakat lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan semangat gotong royong dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menilai konvoi akbar ini menjadi gambaran nyata tingginya dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan PENAS KTNA XVII. Menurutnya, keberhasilan Gorontalo sebagai tuan rumah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat yang sama untuk menyambut dan menyukseskan PENAS KTNA XVII,” kata Sofyan.
Ia mengungkapkan, berbagai persiapan terus dimatangkan meski diwarnai sejumlah tantangan. Namun hal tersebut tidak mengurangi optimisme pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ribuan peserta yang akan datang dari berbagai provinsi.
Sofyan juga menyebut bahwa peserta dari seluruh Indonesia telah menyatakan kesiapannya untuk hadir di Gorontalo. Karena itu, pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan sejumlah organisasi pendukung terus memperkuat koordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Gorontalo dapat menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pawai kendaraan, konvoi akbar ini menjadi simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Gorontalo dalam menyambut PENAS KTNA XVII. Antusiasme yang terlihat sepanjang kegiatan turut memperkuat keyakinan bahwa daerah ini siap menyelenggarakan salah satu agenda terbesar di sektor pertanian dan perikanan nasional.
PENAS KTNA XVII sendiri diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan dan inovasi bagi petani serta nelayan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi pertanian, perikanan, dan kekayaan budaya Gorontalo kepada masyarakat Indonesia.
