Tilangonews.com – Peringatan Hari Pahlawan Nasional (HPN) di Kabupaten Gorontalo bukan hanya menjadi ajang mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga momen refleksi atas tantangan zaman.
Dalam apel Korpri yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (17/11/2025), Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan kembali pentingnya menjaga persatuan di tengah derasnya arus disinformasi.
Dalam amanatnya, Sofyan mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Pahlawan lebih dari sekadar seremoni tahunan. Baginya, pesan yang ditinggalkan para pejuang kemerdekaan sangat jelas. kemerdekaan adalah hasil perjuangan panjang, dan mempertahankannya kini menjadi tanggung jawab bersama.
“Kemerdekaan tidak pernah gratis. Tugas menjaga dan menguatkannya ada di pundak kita semua,” ujar Sofyan.
Ia juga menyinggung perubahan bentuk ancaman terhadap bangsa. Jika dahulu musuh datang dalam wujud penjajah bersenjata, maka kini tantangan hadir dalam rupa keterbelakangan, kemiskinan, korupsi, serta disinformasi yang mudah menyulut perpecahan.
“Di era digital, musuh terbesar kita adalah disinformasi dan hilangnya rasa persatuan,” jelasnya.
Bupati Sofyan pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi pahlawan di bidang masing-masing. Guru, tenaga kesehatan, hingga ASN diminta memperkuat etos kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di sisi lain, ia menekankan bahwa perjuangan daerah belum selesai. Kesejahteraan petani, nelayan, hingga pelaku UMKM masih menjadi tugas besar yang harus diselesaikan bersama.
“Semoga Hari Pahlawan ini menjadi energi baru untuk memperjuangkan pengentasan kemiskinan dan memperkuat ekonomi daerah,” pungkasnya.
