Daerah

Musyawarah VI The Presnas Center Lahirkan Kepengurusan Baru, Siap Kawal Pembangunan Provinsi Gorontalo

Tilangonews.com – The Presnas Center (TPC) resmi memiliki kepengurusan baru setelah menggelar Musyawarah VI di Roemah Djoeang, Bele Tehilo, Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (26/7/2026).

Forum lima tahunan tersebut menjadi ajang evaluasi organisasi, pemilihan pimpinan baru, sekaligus penyusunan program strategis sebagai langkah memperkuat peran organisasi dalam mengawal pembangunan Provinsi Gorontalo.

Dalam musyawarah itu, Prof. Lukman Laliyo terpilih sebagai Ketua Presidium The Presnas Center periode 2026–2031, menggantikan kepemimpinan Azan Piola. Bersama jajaran pengurus lainnya, Lukman langsung dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pembina The Presnas Center, Prof. Nelson Pomalingo.

Dalam sambutannya, Nelson mengaku terharu melihat semangat para anggota yang tetap menjaga eksistensi organisasi meski dengan pelaksanaan yang sederhana.

Ia menilai kekuatan utama The Presnas Center sejak awal perjuangan lahirnya Provinsi Gorontalo terletak pada semangat, kekuatan intelektual, serta kesederhanaan para anggotanya.

“Semangat, intelektual, dan kesederhanaan adalah kekuatan yang melahirkan Provinsi Gorontalo. Nilai-nilai itu harus terus dijaga oleh generasi penerus,” ujarnya.

Nelson juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi melalui penyempurnaan legalitas, penataan struktur kepengurusan, penguatan komunikasi antaranggota, hingga penyelamatan berbagai dokumen sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Gorontalo.

Selain itu, ia mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga silaturahmi, termasuk memperhatikan para anggota yang sudah lanjut usia maupun yang sedang sakit.

Menurut Nelson, perjuangan The Presnas Center tidak berhenti setelah Provinsi Gorontalo terbentuk. Masih banyak agenda besar yang perlu terus dikawal, terutama peningkatan kesejahteraan masyarakat, kualitas pelayanan publik, serta pelestarian jati diri dan sejarah Gorontalo.

Ia menilai ketiga agenda tersebut dapat diwujudkan melalui tiga jalur utama, yakni jalur politik, jalur gagasan atau pemikiran, serta jalur ekonomi.

“Organisasi ini harus terus menjadi kekuatan moral dan intelektual yang memberikan gagasan untuk pembangunan Gorontalo. Kita juga harus mendorong lahirnya kekuatan ekonomi masyarakat agar cita-cita perjuangan semakin nyata dirasakan,” kata Nelson.

Sementara itu, Ketua Presidium The Presnas Center terpilih, Prof. Lukman Laliyo, menegaskan bahwa langkah awal kepengurusannya adalah melakukan pembenahan organisasi agar semakin solid dan mampu menjadi inspirator pembangunan daerah.

Menurutnya, The Presnas Center akan menjalankan fungsi pengawalan pembangunan secara konstruktif, bukan sekadar mengkritik pemerintah.

“Kami akan membenahi organisasi terlebih dahulu agar menjadi inspirator dalam membangun dan mengawal pembangunan Provinsi Gorontalo. Mengawal bukan berarti mencari kesalahan, tetapi membangun bersama, memberikan kritik yang konstruktif ketika ada kekeliruan, serta menggerakkan masyarakat untuk mendukung pembangunan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya,” ujar Lukman.

Melalui kepengurusan baru ini, The Presnas Center berharap dapat memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus terus berkontribusi dalam memberikan gagasan, menjaga nilai-nilai perjuangan pembentukan Provinsi Gorontalo, serta menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Exit mobile version