Tilangonews.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi mengajak seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW memperkuat kebersamaan dan mengedepankan kolaborasi dalam menjalankan program kerja.
Maryam menegaskan, GOW harus mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi wanita di Kabupaten Gorontalo. Meski memiliki latar belakang dan program yang berbeda, seluruh organisasi dinilai memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“GOW harus menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi wanita. Kita mungkin berbeda latar belakang dan program, namun memiliki satu tujuan yang sama, yaitu memberikan manfaat nyata serta kontribusi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan keluarga,” ujar Maryam.
Pesan tersebut disampaikan Maryam setelah dirinya dilantik sebagai Ketua GOW Kabupaten Gorontalo masa bakti 2026–2030 oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Gedung Kasmat Lahay Convention Center (KLCC) Parasamya Purnakarya Nugraha, Limboto, Selasa (1/9/2026).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I GOW Kabupaten Gorontalo. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Sekda Sugondo, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta pimpinan dan perwakilan organisasi wanita se-Kabupaten Gorontalo.
Menurut Maryam, kepengurusan baru GOW tidak boleh hanya dimaknai sebagai amanah organisasi. Lebih dari itu, jabatan tersebut merupakan tanggung jawab untuk memastikan keberadaan GOW memberikan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh organisasi yang berhimpun di dalam GOW mengesampingkan ego sektoral dan memperluas ruang kolaborasi.
Maryam menilai, kekuatan GOW justru terletak pada keberagaman organisasi yang ada di dalamnya. Jika potensi tersebut disatukan, berbagai program pemberdayaan perempuan, keluarga dan masyarakat dapat dijalankan dengan dampak yang lebih luas.
“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan kebersamaan, saya yakin organisasi wanita di Kabupaten Gorontalo dapat memberikan dampak yang semakin besar,” katanya.
Ia juga menjadikan Rakerda I sebagai momentum untuk menyusun program kerja GOW selama periode 2026–2030. Program yang disusun diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial, tetapi memiliki arah yang jelas, terukur, inovatif dan berkelanjutan.
Program tersebut nantinya diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penguatan peran perempuan, pemberdayaan keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan hingga peningkatan kesejahteraan.
Maryam berharap kepengurusan GOW yang baru dapat membangun organisasi yang semakin solid dan profesional, sekaligus memperkuat posisi GOW sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Dengan semangat kebersamaan, ia optimistis organisasi perempuan di Kabupaten Gorontalo dapat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi keluarga dan masyarakat.
