Tilangonews.com – Pihak keluarga almarhum Rachmat Gobel memastikan jenazah Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Gorontalo itu akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, setelah pelaksanaan Salat Jumat, Jumat (10/7/2026).
Kepastian tersebut disampaikan melalui unggahan resmi di akun Instagram @rachmatgobel_rg, sekaligus meluruskan informasi yang sebelumnya sempat beredar bahwa Rachmat Gobel akan dimakamkan di kampung halamannya di Provinsi Gorontalo.
Dalam pernyataannya, pihak keluarga menjelaskan bahwa keputusan lokasi pemakaman telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah keluarga dengan memohon ridho Allah SWT.
“Atas hasil musyawarah keluarga, dengan memohon ridho Allah SWT, telah diputuskan bahwa almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, setelah pelaksanaan Sholat Jumat,” tulis pihak keluarga dalam unggahan tersebut.
Sebelum pengumuman resmi itu disampaikan, beredar kabar di tengah masyarakat bahwa jenazah Rachmat Gobel akan diterbangkan ke Gorontalo untuk dimakamkan di daerah asalnya. Namun, melalui pernyataan resmi tersebut, keluarga memastikan bahwa almarhum akan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan.
Selain mengumumkan lokasi pemakaman, keluarga juga memohon doa dari masyarakat agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
“Kami sekeluarga memohon doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak keluarga turut menyampaikan terima kasih atas doa, perhatian, dan dukungan yang mengalir sejak kabar wafatnya Rachmat Gobel. Mereka berharap seluruh kebaikan yang diberikan kepada keluarga dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT.
Sebelumnya, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari di Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Gorontalo yang selama ini mengenalnya sebagai tokoh nasional yang konsisten memperjuangkan pembangunan dan kepentingan daerah di tingkat nasional.
