Tilangonews.com – Di tengah agenda reses di daerah pemilihannya, Anggota DPD RI Dapil Gorontalo, Rahmijati Jahja, menerima audiensi Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (1/8/2026) malam.
Audiensi tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembukaan akses jalan menuju Kecamatan Pinogu yang selama ini menjadi harapan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Iwan Mustapa memaparkan kondisi Kecamatan Pinogu yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi. Padahal, wilayah tersebut dihuni hampir 3.000 kepala keluarga dan memiliki berbagai potensi unggulan, seperti padi organik, kopi Pinogu, serta komoditas pertanian lainnya yang membutuhkan dukungan infrastruktur memadai.
Menurut Iwan, meski saat ini Pinogu telah menikmati layanan listrik selama dua tahun terakhir, memiliki puskesmas, serta jaringan telekomunikasi, persoalan utama yang masih dihadapi masyarakat adalah akses jalan.
“Permintaan masyarakat Pinogu hanya satu, yakni jalan. Kalau ada warga yang sakit dan harus dirujuk, mereka masih harus ditandu. Bahkan jenazah pun sering diangkut menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi dengan waktu tempuh empat hingga enam jam, tergantung kondisi medan,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango telah membentuk Tim Percepatan Pembangunan Jalan Pinogu dan kini fokus mengawal proses perizinan karena trase jalan yang direncanakan melintasi kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.
Permohonan izin telah diajukan ke Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi. Bahkan, Balai Taman Nasional telah memberikan pertimbangan teknis yang mendukung pembangunan akses jalan tersebut.
“Kami berharap proses perizinan bisa selesai paling lambat awal September sehingga tahapan berikutnya, seperti studi kelayakan, desain teknis, hingga analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), dapat segera disiapkan dan dianggarkan pada APBD 2027,” jelasnya.
Iwan menambahkan, kebutuhan anggaran pembangunan jalan diperkirakan mencapai Rp200 miliar hingga Rp300 miliar setelah dilakukan efisiensi. Nilai tersebut dinilai tidak mungkin dipenuhi hanya melalui kemampuan fiskal Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Karena itu, pemerintah daerah berencana mengusulkan pembiayaan melalui APBN, khususnya lewat program Jalan Inpres Daerah.
“Kami memohon dukungan Ibu Rahmijati agar aspirasi masyarakat Pinogu dapat disuarakan di tingkat pusat, baik di kementerian teknis maupun lembaga terkait, sehingga pembiayaannya bisa didukung penuh oleh pemerintah pusat,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Rahmijati Jahja menegaskan siap mengawal perjuangan pembangunan akses jalan menuju Kecamatan Pinogu. Menurutnya, persoalan itu menjadi bagian dari ruang lingkup tugas Komite II DPD RI yang membidangi sumber daya alam, energi, dan infrastruktur.
Ia menjelaskan, seluruh aspirasi yang diperoleh selama masa reses akan dibahas di DPD RI sesuai bidang masing-masing sebelum diteruskan kepada kementerian terkait.
“Insya Allah setelah masa reses selesai, seluruh aspirasi ini akan kami bawa ke pusat. Nanti akan dievaluasi berdasarkan bidangnya masing-masing, kemudian disampaikan kepada kementerian yang berwenang. Khusus persoalan Pinogu tentu akan menjadi perhatian karena menyangkut akses dasar masyarakat dan pengembangan potensi ekonomi daerah,” ujar Rahmijati.
Menurutnya, pembangunan jalan menuju Pinogu tidak hanya membuka keterisolasian wilayah, tetapi juga menjadi kunci pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Dengan terbukanya akses jalan, distribusi hasil pertanian seperti padi organik, kopi Pinogu, dan komoditas lainnya akan semakin mudah sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rahmijati juga mengingatkan pentingnya ketelitian dan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal setiap tahapan pengusulan program ke pemerintah pusat.
“Pemerintah daerah harus benar-benar kooperatif dan teliti. Jangan sampai ada persyaratan yang berubah tetapi tidak segera dipenuhi. Kalau kita lengah sedikit saja, peluang itu bisa diambil daerah lain. Yang dibutuhkan adalah rasa memiliki dan komitmen yang kuat untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Audiensi tersebut menjadi bagian dari agenda penyerapan aspirasi Rahmijati Jahja selama masa reses di Provinsi Gorontalo. Seluruh masukan dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango akan dibawa ke DPD RI untuk diperjuangkan melalui kementerian dan lembaga terkait sesuai bidang kewenangannya, sehingga harapan masyarakat Pinogu untuk memiliki akses jalan yang layak dapat segera terwujud.
Block Title
- Breaking News
- Daerah
- Kesehatan
- Kriminal
- Nasional
- Pariwisata
- Politik
- Teknologi
- Uncategorized
















