Daerah

Resmikan Jembatan Garuda, Zulfikar Usira Puji Peran TNI Bangun Infrastruktur

Tilangonews.com – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan tersebut turut didampingi Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang dan Komandan Kodim (Dandim) 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf Julius Jongen Matakena.

Rangkaian peresmian diawali dengan dialog bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan Zoom. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda Jembatan Perintis Garuda resmi digunakan.

Zulfikar menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, kehadiran TNI dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat.

“TNI itu milik rakyat, milik kita. Maka tidak ada salahnya TNI bahu-membahu melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Zulfikar.

Ia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Ulapato B dan wilayah sekitarnya. Terlebih, infrastruktur penghubung sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Zulfikar juga mengapresiasi sinergi TNI, Polri dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Kami berterima kasih karena TNI hadir, negara hadir untuk masyarakat. Hari ini di Kecamatan Telaga Biru, khususnya Desa Ulapato B, sudah ada dua jembatan yang dibangun,” katanya.

Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut terus memberikan dampak positif, terutama dalam mempermudah akses masyarakat, termasuk anak-anak menuju sekolah dan petani dalam membawa hasil pertanian.

Sementara itu, Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf Julius Jongen Matakena mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak tujuh jembatan yang dikerjakan TNI di Kabupaten Gorontalo telah rampung 100 persen.

Pembangunan tersebut mencakup berbagai jenis jembatan, mulai dari jembatan gantung, jembatan beton hingga jembatan Aramco.

Untuk jembatan gantung, di antaranya berada di Desa Hutuo, Kecamatan Limboto, dan Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa.

Sementara untuk jembatan beton, salah satunya berada di Desa Ulapato B. Selain itu, terdapat sejumlah jembatan Aramco yang telah selesai dibangun, termasuk Jembatan Garuda yang baru saja diresmikan.

“Sekarang sudah tujuh jembatan yang selesai 100 persen. Saat ini kami juga masih membangun tujuh jembatan lagi. Jadi total seluruhnya ada 14 jembatan,” jelas Julius.

Jembatan yang masih dalam proses pembangunan tersebut tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Ulapato B yang menghubungkan dengan Tuladenggi, serta beberapa lokasi lainnya di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Julius menjelaskan, pembangunan jembatan tidak hanya melibatkan personel TNI. Masyarakat sekitar juga dilibatkan untuk membantu mempercepat proses pengerjaan.

Khusus masyarakat, keterlibatan tersebut dilakukan dengan semangat gotong royong. Sementara personel yang memiliki keahlian khusus dalam pekerjaan teknis mendapatkan dukungan sesuai ketentuan.

Julius berharap jembatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan anak-anak sekolah.

Selain itu, keberadaan jembatan dinilai strategis bagi para petani karena dapat mempermudah mobilisasi hasil-hasil pertanian dari wilayah Ulapato B bagian atas.

“Semoga jembatan ini bermanfaat, khususnya untuk transportasi masyarakat dan anak-anak sekolah. Ini juga strategis karena di wilayah Ulapato B bagian atas banyak hasil pertanian yang perlu dimobilisasi oleh para petani,” pungkasnya.

Exit mobile version