Tilangonews.com – Keluarga almarhum mantan Bupati Gorontalo, David Bobihoe Akib, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penganugerahan gelar adat “Tauwa lo Lahuwa” kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Restu tersebut disampaikan sebagai bentuk kepercayaan bahwa nilai-nilai yang melekat pada gelar adat itu akan tetap terjaga.
Pernyataan itu disampaikan putra almarhum, Revi Bobihoe, pada Selasa (21/7/2026). Menurutnya, keluarga merasa bersyukur karena gelar adat yang pernah disandang ayahnya akan diteruskan kepada sosok yang dinilai memiliki komitmen dalam membangun daerah serta mengayomi masyarakat.
“Kami sekeluarga bersyukur karena gelar adat Tauwa lo Lahuwa milik Ayah tercinta akan jatuh ke sosok yang tepat,” kata Revi.
Ia mengatakan, keluarga meyakini Sofyan Puhi mampu mengemban amanah yang terkandung dalam gelar tersebut, bukan hanya sebagai penghormatan adat, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal Gorontalo.
“Kami percaya Pak Bupati Sofyan Puhi mampu mengemban nilai dan tanggung jawab yang ada di dalamnya,” ujarnya.
Revi juga menegaskan bahwa keputusan keluarga telah bulat. Atas nama ibundanya, Anggota DPD RI Rahmijati Jahja, bersama seluruh ahli waris almarhum David Bobihoe Akib, keluarga telah memberikan restu agar gelar adat tersebut disematkan kepada Sofyan Puhi.
Menurutnya, penganugerahan gelar adat tidak sekadar menjadi simbol kehormatan, tetapi juga merupakan bentuk estafet nilai pengabdian kepada masyarakat yang selama ini dijunjung tinggi oleh almarhum ayahnya.
“Ini bukan hanya soal gelar. Ini tentang melanjutkan semangat pengabdian, mengayomi masyarakat, dan menjaga marwah adat Gorontalo seperti yang dulu Ayah jalankan,” tutur Revi.
Rencana penganugerahan gelar adat tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi sekaligus memastikan nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan para tokoh Gorontalo tetap hidup dan diteruskan oleh generasi pemimpin berikutnya.
