Tilangonews.com – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi dukungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta Bank Indonesia (BI) dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo.
Apresiasi tersebut disampaikan Sofyan saat launching Program Genting Tahun 2026 di Aula Kantor Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kamis (10/9/2026).
Sofyan mengatakan, dukungan BKKBN dan BI telah memberikan intervensi kepada keluarga berisiko stunting, khususnya melalui bantuan nutrisi dan pangan.
Menurutnya, dukungan tersebut telah menjangkau 11 kecamatan dengan total 1.550 keluarga penerima manfaat.
“Dukungan itu telah menjangkau 11 kecamatan di Kabupaten Gorontalo, dengan total 1.550 keluarga yang telah memperoleh bantuan,” ujar Sofyan.
Ia menilai penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri sehingga kolaborasi lintas sektor harus terus diperkuat.
Selain bantuan nutrisi dan pangan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan literasi keuangan yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan keuangan secara bijak serta pemanfaatan layanan keuangan.
Sofyan juga mendorong agar intervensi stunting terintegrasi dengan pelayanan Posyandu, terutama pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan pemantauan tumbuh kembang bayi serta balita.
“Kami berharap integrasi seperti ini dapat terus dikuatkan dan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga setiap keluarga memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat dan berkualitas,” katanya.
Dalam kegiatan yang sama, Pemkab Gorontalo turut melaksanakan kick off pelayanan KB gratis serentak di 19 kecamatan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia.
Sofyan menegaskan, pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini, termasuk sebelum kehamilan. Menurutnya, keluarga yang sehat dan terencana menjadi salah satu fondasi untuk melahirkan generasi berkualitas.
Selain BKKBN dan BI, Sofyan turut menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis, PLKB, kader, serta Ikatan Penyuluh KB Kabupaten Gorontalo yang ikut berkontribusi dalam program tersebut.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut dan semakin banyak pihak ikut mengambil bagian dalam upaya mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting.












