Tilangonews.com – Polda Gorontalo tengah mendalami laporan dugaan kasus pelecehan seksual yang diduga melibatkan seorang wakil kepala sekolah di salah satu SMA di Kabupaten Gorontalo.
Paur Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Gorontalo, Ipda Iswan Hinelo, membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Minggu, 30 November 2025.

“Laporannya sudah diterima oleh bagian SPKT pada hari Minggu, 30 November,” ujar Ipda Iswan saat diwawancarai awak media, Senin (8/12/2025).
Ia menjelaskan, saat ini penyidik masih berada pada tahap penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai informasi, termasuk keterangan para saksi dan barang bukti awal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah perkara memenuhi syarat untuk dinaikkan ke tahap penyidikan.
“Untuk saksi korban telah dilakukan pemeriksaan, dan saksi lainnya akan segera dipanggil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iswan menambahkan bahwa penyidik juga akan meminta keterangan dari terduga pelaku guna memperjelas duduk perkara.

“Kasus ini masih dalam tahap pendalaman. Karena itu, keterangan saksi sangat dibutuhkan sebelum penyidik meminta keterangan dari terduga pelaku,” jelasnya.
Sebagai informasi, kasus ini terungkap setelah salah satu korban enggan masuk sekolah. Ketika ditanya oleh orang tuanya, korban akhirnya menceritakan dugaan tindakan tidak pantas yang dialaminya.
Perbuatan tersebut disebut telah terjadi berulang kali sepanjang tahun 2025 dan berlangsung di lingkungan sekolah saat jam istirahat.
Hingga kini sebanyak empat siswi telah melaporkan dugaan kejadian tersebut ke Polda Gorontalo.













