Daerah

Dirlantas Polda Gorontalo Ungkap Alasan Ditundanya Operasi Patuh Otanaha 2026

×

Dirlantas Polda Gorontalo Ungkap Alasan Ditundanya Operasi Patuh Otanaha 2026

Sebarkan artikel ini
Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono. Foto: tilangonews.com

Tilangonews.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo mengungkap alasan di balik penundaan pelaksanaan Operasi Patuh Otanaha 2026 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Lukman Cahyono, mengatakan penundaan operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan Polri yang saat ini memfokuskan kegiatan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026.

Menurut Lukman, Polri untuk sementara mengesampingkan kegiatan penegakan hukum dan lebih mengedepankan berbagai aksi sosial yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Menjelang HUT Bhayangkara, Polri fokus pada kegiatan-kegiatan sosial, seperti bakti sosial, bakti religi, serta berbagai kegiatan yang dapat merangkul masyarakat. Karena itu, kegiatan penegakan hukum melalui Operasi Patuh sementara ditunda pelaksanaannya,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2026).

Ia menegaskan, momentum Hari Bhayangkara dimanfaatkan Polri untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat humanis. Menurutnya, Polri ingin hadir sebagai institusi yang membantu dan melayani masyarakat, bukan hanya dikenal melalui kegiatan penindakan.

“Polri benar-benar ingin menjadi institusi yang bisa membantu masyarakat, bukan menjadi polisi yang menakutkan. Karena Operasi Patuh identik dengan penegakan hukum, maka sementara waktu kami lebih fokus pada kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Lukman.

Sebagai bentuk implementasi dari kebijakan tersebut, jajaran Polda Gorontalo pada Jumat (26/6/2026) serentak melaksanakan kegiatan bakti religi di sejumlah rumah ibadah.

Kegiatan tersebut meliputi pembersihan masjid, gereja, dan vihara, pengecatan fasilitas, hingga penyerahan bantuan berupa peralatan kebersihan. Selain itu, Polda Gorontalo juga menggencarkan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut menyasar penghuni panti asuhan, panti jompo, korban bencana, pengemudi bentor, serta kelompok masyarakat kurang mampu lainnya.

Berbagai kegiatan sosial itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menunjukkan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *