Tilangonews.com — Aktivitas olahraga mulai didorong menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat, bukan sekadar kegiatan sesaat. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Fun Run UMGO Sehat yang digelar Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak hanya mengajak masyarakat bergerak dan menjaga kebugaran. Fun Run UMGO Sehat juga menjadi ruang pertemuan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, insan olahraga, pemuda, dan masyarakat.
UMGO bahkan menyiapkan kegiatan ini sebagai program yang dilaksanakan secara rutin setiap dua pekan. Pola tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan baru di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik.
Kepala Dinas Porapar Kabupaten Gorontalo, Fany Hz. Salamanya, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun bersama UMGO.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan masyarakat secara luas dapat menjadi salah satu cara membangun budaya hidup sehat.
Ia menilai olahraga tidak seharusnya hanya ramai ketika ada perlombaan atau momentum tertentu. Sebaliknya, aktivitas fisik perlu terus diperkenalkan hingga menjadi bagian dari rutinitas masyarakat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, komunitas pemuda, insan olahraga, dan masyarakat dinilai penting untuk memperluas gerakan olahraga di Kabupaten Gorontalo.
Dari sisi perguruan tinggi, Wakil Rektor II UMGO, Dr. Salahudin Pakaya, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperluas kontribusinya di tengah masyarakat.
Menurut Salahudin, peran perguruan tinggi tidak berhenti pada proses pendidikan di dalam kampus. Kampus juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“UMGO ingin hadir bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Melalui kegiatan olahraga seperti Fun Run ini, kita membangun kebersamaan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) UMGO, Ardin Abdul Gani, melihat Fun Run UMGO Sehat sebagai kesempatan untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa dan civitas akademika IKOR dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan di bidang olahraga, kebugaran, aktivitas fisik, hingga pengembangan olahraga masyarakat.
Menurut Ardin, keberadaan Program Studi Ilmu Keolahragaan juga menjadi potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan olahraga di Gorontalo.
UMGO menyebut IKOR sebagai satu-satunya program studi sejenis di Provinsi Gorontalo. Kondisi itu membuka peluang bagi kampus untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan sumber daya manusia, kajian olahraga, kebugaran masyarakat, hingga inovasi aktivitas fisik.
Kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gorontalo pun diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan Fun Run. Kerja sama tersebut berpeluang dikembangkan melalui berbagai kegiatan, seperti edukasi kebugaran, olahraga masyarakat, pembinaan pemuda, hingga pengembangan talenta olahraga.
Dengan konsep pelaksanaan setiap dua pekan, Fun Run UMGO Sehat diharapkan berkembang menjadi gerakan bersama yang semakin melibatkan masyarakat.
Bagi UMGO dan pemerintah daerah, olahraga bukan hanya soal menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana membangun masyarakat yang aktif, produktif, sehat, dan memiliki semangat kebersamaan.
Program tersebut sekaligus mempertegas komitmen UMGO untuk mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat melalui pendidikan, pengabdian, dan pengembangan olahraga.
