DaerahNasional

Gubernur Gusnar Sebut PENAS XVII Mampu Menghidupkan Denyut Ekonomi Lokal

Tilangonews.com – Pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Provinsi Gorontalo mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dinilai mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah sektor usaha.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengatakan geliat ekonomi selama pelaksanaan PENAS XVII terlihat secara nyata. Menurutnya, kegiatan berskala nasional tersebut tidak hanya menjadi wadah bertukar pengalaman dan inovasi di bidang pertanian serta perikanan, tetapi juga menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Secara kasat mata, kita dapat melihat bagaimana pelaku UMKM mendapatkan manfaat dari penyelenggaraan PENAS XVII. Aktivitas ekonomi masyarakat meningkat dan berbagai sektor usaha ikut bergerak,” ujar Gusnar.

Ia menuturkan, kedatangan ribuan peserta dan tamu dari berbagai daerah membuka peluang usaha bagi masyarakat. Pedagang kuliner, pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga usaha penginapan merasakan peningkatan permintaan selama kegiatan berlangsung.

Dampak ekonomi tersebut, kata Gusnar, tidak hanya dirasakan di Kabupaten Gorontalo, khususnya wilayah Limboto yang menjadi pusat pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menyebar hingga ke Kota Gorontalo dan sejumlah daerah lainnya.

Salah satu indikator yang menunjukkan meningkatnya aktivitas ekonomi adalah tingginya tingkat hunian hotel dan penginapan. Sejumlah hotel dilaporkan telah penuh dipesan oleh peserta PENAS XVII yang datang dari berbagai penjuru tanah air.

“Pemesanan hotel yang cukup tinggi menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi mulai bergerak. Kehadiran peserta PENAS memberikan efek berantai terhadap sektor perdagangan, kuliner, transportasi, hingga jasa akomodasi,” ungkapnya.

Gusnar menilai PENAS XVII menjadi momentum strategis bagi Gorontalo untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia. Selain memperkuat jejaring antarpetani dan nelayan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“PENAS bukan sekadar pertemuan petani dan nelayan. Lebih dari itu, kegiatan ini mampu menghidupkan denyut ekonomi lokal dan membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka,” pungkas Gusnar.

Exit mobile version