Daerah

KNPI Kabupaten Gorontalo Nilai Gelar Pulanga untuk Sofyan Puhi Sudah Tepat

Tilangonews.com — Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo, Ismail Azis, menyatakan dukungannya terhadap rencana Lembaga Adat Gorontalo menganugerahkan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.

Ismail menilai rencana penganugerahan tersebut merupakan bentuk penghormatan adat yang perlu dimaknai sebagai apresiasi atas pengabdian pemimpin sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya Gorontalo.

Menurutnya, gelar Pulanga bukan sekadar seremoni adat, melainkan penghormatan yang mengandung nilai-nilai luhur serta tanggung jawab moral bagi penerimanya.

“Atas nama pemuda Kabupaten Gorontalo, kami mengapresiasi langkah para pemangku adat. Rencana penganugerahan gelar Pulanga kepada Bupati Gorontalo ini kami nilai tepat,” ujar Ismail.

Ia menilai kepemimpinan Sofyan Puhi perlu senantiasa berjalan selaras dengan nilai-nilai adat yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat Gorontalo, termasuk falsafah Adat bersendikan Syara’, Syara’ bersendikan Kitabullah.

Ismail juga berpandangan bahwa keputusan pemberian gelar adat merupakan kewenangan lembaga adat yang didasarkan pada pertimbangan dan musyawarah para pemangku adat.

Karena itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk menghormati proses dan keputusan lembaga adat tersebut.

Bagi Ismail, gelar Pulanga juga menjadi pengingat bagi seorang pemimpin untuk terus menjaga amanah serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami yakin Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, akan terus memegang teguh amanah adat ini demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” katanya.

Lebih lanjut, KNPI Kabupaten Gorontalo berharap rencana penganugerahan gelar tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan organisasi kepemudaan.

Kolaborasi ketiga unsur tersebut dinilai penting untuk menjaga nilai-nilai budaya Gorontalo agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya di tengah perkembangan zaman.

Exit mobile version