Tilanggonwews.com – Untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi LPG 3 kilogram selama bulan Ramadan, Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo bersama Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG serta Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Kamis (19/2/2026).
Sidak tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, Arifin Kilo, didampingi anggota Komisi II lainnya yakni Mohamad Rizal Badja, Ningsi Nurkamiden, dan Rivon Ui. Dari pihak Pertamina, kegiatan ini turut dihadiri Sales Branch Manager Gas Gorontalo, Fakih.
Rombongan memulai sidak di salah satu pangkalan LPG yang berada di Kelurahan Hepuhulawa Atas, kemudian dilanjutkan ke pangkalan di Hepuhulawa Bawah. Setelah itu, tim juga meninjau langsung proses pengisian di SPBE untuk melihat alur distribusi LPG 3 kilogram dari hulu hingga ke masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo, Arifin Kilo, mengatakan bahwa sidak ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan atau penimbunan LPG yang kerap terjadi saat memasuki bulan Ramadan.
“Ini merupakan tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kami turun langsung ke lapangan untuk melihat alur distribusi LPG, sehingga tidak ada masalah yang terjadi di masyarakat,” ujarnya.
Menurut Arifin, momentum Ramadan biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan LPG rumah tangga. Karena itu, pengawasan harus diperketat agar penyaluran tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sementara itu, Sales Branch Manager Gas Gorontalo, Fakih, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil monitoring di lapangan, distribusi LPG 3 kilogram masih berjalan sesuai ketentuan.
“Dari pantauan kami, alhamdulillah distribusi berjalan lancar. Di pangkalan yang kami datangi juga tidak ditemukan pelanggaran, penyaluran sudah sesuai dengan ketentuan dan menggunakan data NIK untuk warga sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, pihak Pertamina terus berupaya meningkatkan alokasi LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Selain itu, pengawasan juga akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik penjualan di atas harga yang ditetapkan.
Fakih juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan adanya kenaikan harga yang tidak wajar di tingkat pengecer atau dugaan penimbunan oleh oknum tertentu.
Melalui sidak dan monitoring ini, diharapkan distribusi LPG 3 kilogram di Kabupaten Gorontalo selama Ramadan dapat berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
