Daerah

Lantik 224 Pejabat, Sofyan Puhi Tegaskan Jabatan Harus Berbuah Kinerja dan Pelayanan

Tilangonews.com – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi melantik, mengambil sumpah dan mengukuhkan sebanyak 224 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin (21/9/2026).

Prosesi yang berlangsung di Gedung Kasmat Lahay Convention Center, Limboto itu menjadi bagian dari penyesuaian terhadap penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di Kabupaten Gorontalo.

Dalam sambutannya, Sofyan menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan tersebut bukan sekadar pergantian atau penempatan pejabat dalam jabatan tertentu. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat organisasi pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari proses strategis untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kapasitas birokrasi, memperbaiki kualitas pelayanan publik, serta memastikan keberlanjutan dan percepatan program-program pembangunan daerah,” kata Sofyan.

Ia menjelaskan, dinamika jabatan dalam pemerintahan merupakan hal yang wajar dan diperlukan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan serta mendukung pembinaan karier aparatur sipil negara.

Karena itu, Sofyan meminta seluruh pejabat yang baru dilantik maupun dikukuhkan agar mampu menunjukkan kinerja nyata di unit kerja masing-masing.

“Jangan sampai jabatan hanya berubah pada nama dan posisi, tetapi tidak berubah pada kinerja dan tanggung jawab,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, sumpah dan janji jabatan yang diucapkan para pejabat harus menjadi komitmen moral, kedinasan, dan spiritual untuk menjalankan tugas secara profesional, disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab.

Kepada para pejabat yang mendapat penugasan baru, Sofyan meminta agar segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi di lingkungan kerja masing-masing. Ia menekankan pentingnya memahami tugas pokok dan fungsi, memetakan persoalan yang ada, serta memastikan tidak terjadi gangguan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Sofyan juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa masyarakat kini menuntut pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan akuntabel.

“Manfaatkan teknologi informasi, sederhanakan proses kerja, potong birokrasi yang tidak perlu, dan lahirkan inovasi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sofyan turut menekankan pentingnya menjaga soliditas dan memperkuat kerja sama antar perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh satu instansi atau satu pejabat saja, melainkan melalui kolaborasi dan sinergi seluruh jajaran pemerintahan.

Ia juga mengingatkan para pejabat agar senantiasa menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Penyalahgunaan kewenangan maupun tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik, kata dia, tidak boleh terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

“Jangan hanya menjaga jabatan, tetapi jagalah kepercayaan yang diberikan bersama jabatan itu,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Sofyan mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menerjemahkan setiap amanah menjadi kerja nyata, pelayanan nyata, dan hasil nyata bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.

“Harapan masyarakat berada di pundak kita semua. Mari kita buktikan bahwa setiap amanah yang diberikan mampu diwujudkan melalui kinerja terbaik untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.

Exit mobile version