Daerah

Pengumpulan ZIS Baznas Kabgor 2025 Menurun, Ini Penyebabnya

Ketua Baznas Kabupaten Gorontalo, Sukri Moonti. Foto: tilangonews.com

Tilangonews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gorontalo mencatat adanya penurunan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Baznas Kabupaten Gorontalo, Sukri Moonti, mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, total ZIS yang berhasil dihimpun mencapai Rp3,4 miliar.

Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 7–8 persen dibandingkan tahun 2024 dan belum memenuhi target yang ditetapkan oleh Baznas RI.

“Target tahun 2025 sesuai Rencana Anggaran Kegiatan Tahunan sebesar Rp7,25 miliar. Namun, target tersebut tidak tercapai karena optimalisasi pengumpulan zakat menghadapi sejumlah kendala dan hambatan,” ujar Sukri saat diwawancarai Tilangonews.com, Senin (22/12/2025).

Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama tidak tercapainya target pengumpulan zakat adalah dampak kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat.

Kebijakan tersebut berimbas pada penghasilan aparatur sipil negara (ASN), yang selama ini menjadi sumber utama pengumpulan zakat mal.

“Sekitar 90 persen sumber zakat berasal dari ASN. Pengumpulan zakat ASN dilakukan melalui TPP. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, TPP sering tidak dibayarkan tepat waktu, bahkan dibayarkan sekaligus dalam beberapa bulan. Saat TPP diterima, zakat yang tertunggak tidak seluruhnya dibayarkan,” jelasnya.

Selain dari kalangan ASN, Baznas juga menghadapi hambatan dalam pengumpulan zakat mal dari sejumlah muzaki tertentu yang telah berpindah domisili.

Meski demikian, Sukri menegaskan bahwa dana zakat yang berhasil dihimpun telah disalurkan kepada para mustahik melalui lima program unggulan Baznas.

“Penyaluran sudah mencapai sekitar 90 persen melalui lima program, yaitu bidang kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi produktif, serta advokasi dan dakwah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meskipun target tahun 2025 tidak tercapai, Baznas RI justru menaikkan target pengumpulan ZIS pada tahun 2026 menjadi Rp7,92 miliar.

Dengan target tersebut, pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan potensi yang ada, terlebih dengan dukungan penuh dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, khususnya dalam pengumpulan zakat di kalangan ASN.

Sukri juga mengimbau para muzaki untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya, dalam hal ini Baznas, agar semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu.

Exit mobile version