Daerah

Pipa Hanyut Diterjang Banjir, Perumda Siapkan Mobil Tangki dan Percepat Perbaikan

×

Pipa Hanyut Diterjang Banjir, Perumda Siapkan Mobil Tangki dan Percepat Perbaikan

Sebarkan artikel ini

Tilangonews.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Limutu bergerak cepat menangani gangguan distribusi air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gorontalo, Senin (11/5/2026).

Gangguan tersebut terjadi setelah pipa transmisi yang mengalirkan air dari bendung menuju instalasi pengolahan di Kelurahan Bulota hanyut diterjang banjir bandang akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Perumda Tirta Limutu, Tomy Hendra Said, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan kerusakan.

Menurut Tomy, instalasi pengolahan air di Bulota tidak dapat beroperasi sejak Minggu malam karena pipa transmisi mengalami kerusakan cukup parah.

“Kami tadi pagi langsung ke lapangan melihat kondisi terkini. Pipanya sudah ditemukan dan pekerjaan perbaikan sudah mulai dilakukan. Untuk mempercepat proses, kami mengerahkan sekitar 20 tenaga kerja,” ujarnya.

Ia menyebut, jika tidak ada kendala di lapangan, proses perbaikan ditargetkan selesai paling cepat dalam dua hari.

Sebagai langkah antisipasi agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi, Perumda Tirta Limutu mulai mengoperasikan mobil tangki air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.

Di Kecamatan Limboto, distribusi air difokuskan ke Kelurahan Bulota, Dutulanaa, Hutu’o, serta sejumlah kawasan perumahan seperti Perumahan Patria, Wals, Farinasa, Amanda, Griya Hutu’o, Alam Sutera, hingga Agrindo Dua.

Sementara di Kecamatan Telaga Biru, layanan mobil tangki menjangkau Desa Talumelito, Pentadio, Timuato, Ulapato, Hutia, Tinelo, Tuladengi, serta beberapa kompleks perumahan seperti Laguna, Al-Barokah, Solaria, Asabri, Galaksi, dan Surya Pagi.

Tomy mengakui armada mobil tangki yang dimiliki Perumda Tirta Limutu masih terbatas. Namun pihaknya telah berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Gorontalo dan PMI Provinsi Gorontalo untuk meminjam tambahan dua unit mobil tangki air bersih.

“Dengan tambahan armada ini, kami berharap pelayanan kepada pelanggan terdampak bisa lebih maksimal sampai instalasi pengolahan di Bulota kembali normal,” katanya.

Selain kerusakan pipa akibat banjir, tingginya curah hujan dalam dua pekan terakhir juga berdampak pada kualitas air baku yang digunakan PDAM. Air sungai yang terlalu keruh membuat sejumlah instalasi pengolahan air harus dihentikan sementara beberapa kali dalam sehari.

Kondisi tersebut menyebabkan tekanan air di sejumlah wilayah menurun, bahkan di beberapa titik air yang mengalir ke rumah warga terlihat keruh.

Meski begitu, pihak Perumda Tirta Limutu tetap berupaya menjaga distribusi air agar jaringan pipa tidak sampai kosong karena proses normalisasi membutuhkan waktu cukup lama.

Masyarakat pun diimbau untuk menampung air sebagai langkah antisipasi selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *