Tilangonews.com – Ketersediaan beras di Gorontalo dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) ke-XVII yang akan digelar di Limboto pada Juni 2026 mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan Anggota Rahmijati Jahja usai melakukan peninjauan langsung ke gudang Bulog Gorontalo di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Senin (25/5/2026).
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka tugas pengawasan Komite II DPD RI yang membidangi sektor pertanian, sumber daya alam, dan energi. Selain mengecek kondisi stok beras, Rahmijati juga berdialog dengan pihak Bulog terkait kesiapan distribusi pangan menjelang dua agenda besar tersebut.
Dari hasil peninjauan, ia menilai persediaan beras di Gorontalo masih mencukupi dan kualitasnya dalam kondisi baik. Menurutnya, Gorontalo saat ini berada pada kondisi surplus gabah maupun beras sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap terpenuhi.
“Gorontalo surplus gabah dan beras. Kualitas beras yang ada juga cukup baik,” ujar Rahmijati.
Ia turut mengapresiasi langkah Bulog Gorontalo yang dinilai mampu menjaga kestabilan pasokan dan distribusi pangan di daerah.
Rahmijati berharap kondisi ketahanan pangan di Gorontalo dapat terus dipertahankan, terutama menghadapi potensi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi sektor pertanian.
Menurutnya, kesiapan stok pangan menjadi hal penting agar masyarakat tidak mengalami kekurangan kebutuhan pokok, baik saat Idul Adha maupun selama pelaksanaan PENAS KTNA berlangsung.
“Harapannya Gorontalo tetap aman dari ancaman kekurangan pangan meski ada tantangan cuaca ke depan. Dengan begitu kebutuhan masyarakat dan peserta PENAS KTNA bisa terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.
