Daerah

Restorasi Pendidikan, Bupati Sofyan Lantik Puluhan Kepala Sekolah

Tilangonews.com – Bupati Kabupaten Gorontalo, Sofyan Puhi, melantik, mengambil sumpah, serta mengukuhkan jabatan kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Selasa (19/5/2026), di Gedung Auditorium Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo.

Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial pergantian jabatan, melainkan bagian dari upaya restorasi pendidikan di Kabupaten Gorontalo.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan penataan sistem rekrutmen, promosi, serta pengangkatan kepala sekolah secara lebih transparan, objektif, dan akuntabel guna menghadirkan kepemimpinan pendidikan yang profesional dan berintegritas.

“Kepercayaan ini harus dijadikan motivasi untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berpihak kepada peserta didik,” ujar Sofyan.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan di satuan pendidikan masing-masing. Karena itu, para kepala sekolah yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru dan mampu menghadirkan perubahan positif di sekolah.

Sofyan juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat, disiplin, serta kemampuan memahami regulasi dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah.

“Seorang kepala sekolah harus mampu menjadi teladan, bersikap tegas namun tetap humanis, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, menjelaskan jumlah kepala sekolah yang dilantik sebanyak 17 orang, kemudian 49 orang dikukuhkan, serta tiga pejabat ditunjuk sebagai pelaksana tugas, termasuk satu koordinator wilayah.

Abdul Waris menyebut proses pelantikan dilakukan melalui sistem aplikasi KSPSTK sehingga seluruh tahapan berjalan berdasarkan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

“Kalau tidak memenuhi syarat, tentu tidak akan lolos dalam sistem,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelantikan kali ini merupakan kloter kedua. Sebelumnya, pada 6 Maret 2026 lalu, Bupati Gorontalo telah lebih dahulu melantik dan mengukuhkan sebanyak 191 kepala sekolah dan koordinator wilayah.

Jangan mencuri, pidana menanti

Exit mobile version