Tilangonews.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, langsung tancap gas dengan meluncurkan sejumlah gebrakan baru setelah resmi dilantik.
Inovasi awal yang ia perkenalkan adalah program keagamaan berupa pembiasaan membaca Al-Qur’an, yang akan diterapkan mulai dari lingkungan Dinas Pendidikan hingga ke jenjang SD dan SMP.
Program ini disusun sebagai bentuk implementasi misi Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus dalam menciptakan sumber daya manusia yang bergama, berbudaya, unggul, dan kompetitif.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual generasi muda.
Program membaca Al-Qur’an tersebut mulai diberlakukan di internal Dinas pada 1 Desember kemarin, dengan target khatam satu kali setiap bulan. Abdul Waris mengatakan bahwa program ini berlaku untuk seluruh jajaran, tanpa kecuali.
“Program ini berlaku mulai dari kadis sampai kepada siswa. Khusus di Dikbud, kami sudah membentuk kelompok pengajian,” ujar Abdul Waris saat diwawancarai.
Sementara itu, pelaksanaan program pada sekolah-sekolah SD hingga SMP dijadwalkan mulai berjalan pada Januari 2026. Harapannya, para siswa dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar.
“Di sekolah juga kita terapkan. Paling tidak, ketika mereka lulus, mereka sudah bisa membaca Al-Qur’an,” tuturnya.
Tak hanya fokus pada penguatan karakter religius, Abdul Waris juga mencanangkan kebijakan baru di bidang akademik. Ia menegaskan akan mewajibkan mata pelajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Harusnya SD itu sudah ada mata pelajaran Bahasa Inggris. Jadi, tahun ajaran baru di tahun depan, itu akan mulai kita terapkan,” ungkapnya.
Dengan serangkaian inovasi ini, Abdul Waris berharap mutu pendidikan di Kabupaten Gorontalo semakin meningkat dan mampu mencetak generasi bangsa yang cerdas, santun, serta berakhlak mulia.
Sebagai informasi, Abdul Waris dilantik oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo pada 28 November lalu, bertempat di Masjid Baiturrahman Limboto bersama enam pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya.
