Tilangonews.com – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi memastikan tidak akan melakukan pengurangan maupun pemberhentian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, meski pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Sofyan usai memimpin rapat pembahasan prioritas pembangunan daerah dalam rangka penyusunan APBD 2027 yang berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Rabu (13/5/2026).
Menurut Sofyan, di tengah kondisi fiskal yang menuntut efisiensi, sejumlah daerah mulai mempertimbangkan pengurangan tenaga PPPK. Namun, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memilih tetap mempertahankan keberadaan PPPK dengan sejumlah penyesuaian kebijakan.
“Untuk tahun 2027 kami masih tetap mencantumkan PPPK. Kami tetap bertahan, hanya saja ada beberapa kebijakan yang kami ambil sebagai bentuk penyesuaian,” ujar Sofyan.
Ia menjelaskan, salah satu langkah efisiensi yang diterapkan yakni melalui sistem kerja fleksibel seperti work from home (WFH) dan work from anywhere (WFA).
“Dalam satu pekan, hari Rabu diberlakukan kerja dari rumah dan hari Jumat WFA. Dari situ ada sedikit penghematan yang bisa dilakukan,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan memfokuskan anggaran pada program-program prioritas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar penggunaan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran.
“Misalnya dalam satu OPD ada 10 program, maka yang diprioritaskan itu yang akan didorong,” tandasnya.













