Daerah

Dirlantas Polda Gorontalo Siapkan Pengamanan Khusus Jelang Final Piala Dunia 2026

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Gorontalo, Kombes Pol. Lukman Cahyono. Foto: tilangonews.com

Tilangonews.com – Polda Gorontalo menyiapkan pengamanan khusus menjelang dua pertandingan terakhir Piala Dunia 2026, yakni perebutan tempat ketiga dan partai final. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi euforia masyarakat saat nonton bareng (nobar) maupun konvoi usai pertandingan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Gorontalo, Kombes Pol. Lukman Cahyono, mengatakan pengamanan dilakukan setelah pihaknya mengevaluasi situasi usai laga semifinal yang sempat menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan.

“Melihat euforia masyarakat setelah semifinal, kami menilai sudah ada yang mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas. Karena itu hari ini dilaksanakan rapat khusus yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolda untuk menyusun rencana pengamanan,” kata Lukman saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, pengamanan akan dilakukan dalam tiga tahapan, yakni sebelum pertandingan, saat pertandingan berlangsung, dan setelah pertandingan selesai.

Pada tahap pra-pertandingan, seluruh lokasi penyelenggaraan nobar akan didata, baik yang telah mengantongi izin maupun yang belum. Para penanggung jawab lokasi nobar juga akan diundang mengikuti rapat koordinasi.

Menurut Lukman, penyelenggara wajib menyediakan lahan parkir yang memadai, petugas parkir, serta memastikan kendaraan pengunjung tidak menggunakan badan jalan yang dapat menghambat arus lalu lintas.

“Kami juga meminta penyelenggara mengingatkan para penonton agar tidak mengonsumsi minuman keras, membawa senjata tajam, senjata api maupun barang-barang berbahaya lainnya yang dapat memicu gangguan keamanan,” ujarnya.

Selama pertandingan berlangsung, personel kepolisian akan ditempatkan di setiap lokasi nobar untuk melakukan pengamanan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat.

Sementara itu, pada tahap pasca-pertandingan, kepolisian mengantisipasi adanya konvoi kendaraan dari para pendukung tim yang meraih kemenangan. Meski tidak melarang konvoi, Dirlantas menegaskan masyarakat tidak boleh melakukan aksi yang mengganggu pengguna jalan lain.

“Silakan merayakan kemenangan tim favorit, tetapi jangan euforia berlebihan. Jangan berhenti di tengah jalan atau menutup akses lalu lintas seperti yang sempat terjadi di Bundaran Saronde. Itu sangat mengganggu masyarakat yang hendak bekerja, ke sekolah maupun ke pasar,” tegasnya.

Ia menambahkan, personel kepolisian akan disiagakan di sejumlah persimpangan dan titik rawan kemacetan untuk mengurai arus lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan usai pertandingan.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang melibatkan Polda Gorontalo, jajaran Polres, TNI, serta pemerintah daerah.

Selain kemacetan, kepolisian juga mewaspadai potensi konflik antarsuporter. Oleh karena itu, setiap lokasi nobar akan ditempatkan petugas untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Diketahui, Piala Dunia 2026 masih menyisakan dua pertandingan, yakni perebutan tempat ketiga antara Prancis melawan Inggris serta partai final yang mempertemukan Spanyol menghadapi Argentina. Kedua laga tersebut diperkirakan kembali menyedot perhatian masyarakat melalui kegiatan nobar di berbagai wilayah Gorontalo.

Lukman mengajak seluruh masyarakat menikmati pertandingan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan menghormati hak pengguna jalan lainnya.

“Silakan menonton dan merayakan kemenangan tim favorit dengan tertib. Mari kita sama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas agar aktivitas masyarakat lainnya tidak terganggu,” pungkasnya.

Exit mobile version