Tilangonews.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo langsung turun tangan membantu warga yang terdampak kebakaran di Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Sabtu (29/11/2025).
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Ketua PMI, Zulfikar Usira, menyerahkan bantuan tersebut secara langsung. Keduanya turut didampingi Kepala Dinas Sosial, Afriyani Katili, dalam penyerahan bantuan yang dilakukan di lokasi kejadian.
Bantuan yang diberikan berupa beras, makanan instan, matras, selimut serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya untuk memastikan para korban dapat bertahan di masa pemulihan awal pascabencana.
Di hadapan warga, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang menimpa mereka. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan akan memastikan kebutuhan dasar seluruh korban dapat terpenuhi.
“Pendataan kerusakan harus segera dituntaskan agar bantuan lanjutan bisa cepat disalurkan. Kami ingin memastikan bahwa para korban tidak menghadapi situasi ini sendirian,” tegas Sofyan.
Bupati juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendampingi proses pemulihan, mulai dari kebutuhan mendesak hingga penanganan hunian sementara. Saat ini, korban diketahui menumpang di rumah keluarga dan fasilitas yang disediakan desa.
Sementara itu, Ketua PMI yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, menyatakan komitmen lembaganya untuk selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan kemanusiaan.
“Kami berharap bantuan yang diberikan hari ini dapat sedikit meringankan beban para korban,” ucap Zulfikar.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik maupun tabung gas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebagai informasi, kebakaran yang terjadi pada Jumat (28/11) kemarin menghanguskan dua unit rumah di Desa Bulota akibat kebocoran tabung gas elpiji.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebanyak empat kepala keluarga berjumlah 16 jiwa kehilangan tempat tinggal, dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp500 juta.
